6 Jul 2015

Para Komunitas Investa, Para Nasabah BNI Securities Semarang dan para Pembaca yang budiman,

Memasukki pekan kedua Bl.Juni 2015 bagaimana prediksi IHSG ? jika dibandingkan awal tahun ini IHSG telah minus 4,67%. Berbagai kondisi baik eksternal dan internal mempengaruhi perjalanan IHSG, pertumbuhan ekonomi yang melemah, Nilai Rupiah yang anjlok, cadangan devisa yang menurun, itulah sebagian kondisi internal, Sedangkan dari ekternal pertumbuhan ekonomi dunia juga melambat, kemungkinan FED mengalami kenaikan suku bunga dan akhir2 ini masalah hutang Yunani juga menyita para pelaku pasar sehingga mengurangi minat untuk investasi.

Prediksi saya pekan ini transaksi akan berjalan relatif menyusut dan IHSG akan menguji level 5000 kembali, hasil refendum Yunani dan data2 ekonomi dalam negeri seperti inflasi, neraca perdagangan dan cadangan devisa.
Hasil Referendum Yunani untuk skema penyelesaian hutang juga punya pengaruh terhadap pergerakkan IHSG pekan ini, sehingga akan ketat nampaknya dan angka 5000 merupakan uji ketahanan selanjutnya.

Sekalipun demikian para traders tentu tidak ingin menghabiskan waktu trading lewat begitu saja, bagi para traders peluang mencari gain selalu ada dan akan selalu dicoba.meski resiko pun juga mengancam. 
Saya pribadi pekan ini akan memperhatikan ADHI yang akan menggelar Right Issue,  BWPT yang sudah melewati target saya waktu itu 440 tapi saya lihat masih ada potensi menuju 450.
SMGR yang dilevel `12.250 juga cukup murah, melihat perjalanan saham ini harga 12.200 merupakan terendah th 2015 ini dan punya kebiasaan mantul cepat naik kembali. Bila pasar sedikit membaik target 12.750 tidak terlalu susah rasanya.
INCO juga dalam tekanan asing akhir2 ini sehingga jatuh dilevel 2.695, INCO tahun ini lebih banyak dilevel 3000 keatas dan punya karakter lentur juga untuk mantul keatas bila kondisi membaik.

Sambil menunggu Laporan Keuangan Kuartal ke dua tahun ini, pilihan saham memang relatif harus hati2 demikian juga target2 yang diinginkan harus dilakukan dengan disiplin.
Belum tau apakah pergantian beberapa menteri yang santer dibicarakan akan mempunyai "kejutan" bagi pasar, kalaupun ada itu biasanya sifatnya juga sementara. Ingat Jakowi Effect ?? semua terkembali pada kinerja pada akhirnya.

Saya juga perhatikan saham2 rendah seperti JPFA, GJTL, ERAA, KAEF buat kegiatan trading kecil2an saja he..hee.

Salam 

INVESTA
Pin.2b7dd5ee.

0 komentar:

Post a Comment

Mohon menulis komentar dengan bahasa yang baik tidak mengandung unsur sara, politik dan iklan.

Anda paling tertarik pada artikel apa ?

Flag Counter
Powered by Blogger.

.

.

.