8 Jul 2015

Para Komunitas Investa, Para Nasabah BNI Securities Semarang dan para Pembaca yang budiman,

Minggu lalu saya mencoba mengulas saham DOID yang saya kaitkan dengan Bandarmologi, tgl.1 Juli harga sahamnya 80 dan kemarin saham ini ditutup 90 atau sudah naik 12,5%. dalam waktu seminggu !! padahal kita tau kondisi Pasar sedang tidak nyaman. Saham2 BC juga lagi musim gugur alias rontok harganya.
Ini yang saya maksudkan bahwa "dalam kesempitan kita cari kesempatan". Sebagai trader memang wajib jeli dan tidak monoton, tidak hanya belajar Fundamental dan teknikal saja tetapi gaya trading yang lain perlu juga dicermati, termasuk Bandarmologi.

Tidak bisa kita pungkiri dalam perdagangan saham di Bursa ini ada peran Bandar yang tentu susah dilihat figurnya tetapi bisa dirasakan transaksinya buat mereka yang jeli. Dengan peran bandar ini harga saham bisa terkerek naik atau turun tidak beraturan dan juga tidak harus mengikuti pergerakkan IHSG lho..
Jadi ilmu Fundamental dan Teknikal sekalipun tidak terlalu efektif untuk trading saham2 yang dibawah bayang2 bandarmologi, karena tergantung bandarnya saja maunya kemana.

Saat ini saya melihat juga saham BIPI (PT.Benakat Integra,Tbk) yang polanya mirip DOID, dan setelah 3 hari saya mencermati saham BIPI saya mengambil kesimpulan bahwa pergerakkan saham BIPI ini juga dimotori oleh Bandarmologi. Tapi jangan tanya siapa bandarnya lho he..hee.. Saya hanya bisa merasakan gaya tradingnya saja.

BIPI masih dalam fase akumulasi istilahnya, dimana bandar sedang melakukan pemanasan dengan melakukan pembelian. Ini timing yang bagus untuk melakukan pembelian bagi ritel yang tahan mental, tidak panik dan tentu berani ambil resiko. Kenapa? karena harganya tidak jauh2 dengan harga sang bandar, jika bandar balik badan misalnya maka resiko ruginya tidak terlalu besar tetapi potensi naik harganya wow kadang spektakuler. Contohnya DOID tadi lho..

Jadi gimana nih apakah saham BIPI dan DOID masih bisa jadi pilihan dikala musim gugur ?? ya tergantung masing2 lah. Terus terang saham2 seperti ini butuh kekuatan psikologi pemainnya, selain itu juga punya waktu untuk melototi monitor pergerakkan harganya karena setiap waktu bisa saja bandar ganti haluan. 
Saya pribadi masih ingin ikut ayun2 di saham DOID dan BIPI selagi ada waktu sambil memperdalam ilmu bandarmologi.
Apalagi kalau lihat historisnya sama DOID di awal tahun pernah diharga 188 dan BIPI minggu lalu harganya 89 dan awal tahun di 123. Siapa tau saham2 ini mau mengulang sejarah he..hee. tapi jangan hanya melihat potensinya tapi juga ingat resikonya he..hee.

Buat yang ingin menambah ilmu Bandarmologi silahkan nunggu pelatihan putaran kedua yang akan saya mulai di Palembang, Semarang, Surabaya dan Jakarta kira2 bulan Agustus.

Salam,

INVESTA
Pin 2b7dd5ee (setiap yang invite tulis "salam investa" setelah saya respon).

0 komentar:

Post a Comment

Mohon menulis komentar dengan bahasa yang baik tidak mengandung unsur sara, politik dan iklan.

Anda paling tertarik pada artikel apa ?

Flag Counter
Powered by Blogger.

.

.

.