12 Mar 2015

Para Pembaca dan Nasabah BNI Securities yang budiman,

Saya jadi ingat sebuah Lagu Ndangdut yang dinyanyikan Oma Irama yang berjudul "Karena Rupiah". Mungkin kalau lagu tersebut dinyanyikan saat ini rasanya pas banget he.hee.. ketika para pengamat, ahli2 ekonomi dan keuangan, pelaku pasar dan juga Pemerintah membicarakan tentang pelemahan nilai Rupiah terhadap US Dollar.

Memang penurunan Rupiah ini menurut saya telah masuk pada level merah ketika melewati Rp.13.000,- (kemarin bahkan ditutup 13.164 versi BI). Banyak pihak sudah merasakan dampaknya, yang pasti lebih banyak yang negatip dari pada yang positip. Para penghutang Dollar, Importir, Masyarakat termasuk Investor saham saya kira lebih susah dengan lemahnya Rupiah yang tajam ini.

IHSG rontok mendekati level 5400 karena kemarin minus 0,79% di posisi 5419, mungkin menjadi penurunan terbanyak di Bursa regional. Ini juga karena Rupiah mengalami penurunan tajam.
Meskipun penguatan US Dollar ini bersifat menyeluruh tetapi Pemerintah tidak boleh menganggap kondisi masih wajar atau hanya mengatakan BI punya jurus menstabilkan Rupiah, buktikan dan lakukan sesuatu yang konkrit sehingga Nilai Rupiah bisa menguat kembali pada level yang terbaik.

Semalam bursa EROPA rata2 menguat signifikan bahkan Jerman dan Perancis naik lebih 2%, meski DOW masih turun tipis 0,16%. Bagaimana prediksi IHSG hari ini? saya lebih baik menunggu perkembangan arah Rupiah apakah bisa kembali menguat atau tambah parah turunnya.
Saya punya prinsip sedikit terlambat untuk masuk kepasar itu lebih baik dari pada melawan arus pasar yang masih dalam tekanan.  Jika rupiah ada tanda2 menguat dan IHSG mulai ada pantulan baru saya berpikir untuk belanja walaupun konsekuensinya tidak bisa mendapatkan harga yang termurah.

Moga2 IHSG tidak sampai turun dibawah 5400 karena secara psikologis akan menambah kepanikan. Asing kemarin juga net sell 667 M dan hampir semua sektor memerah. Jadi sabar dulu dan melihat situasi untuk melakukan action.
Pilihan saham saya kemarin yaitu   MPPA, RALS, SMGR, BISI, INCO masih berlaku tinggal bagaimana cara "masuk dan keluarnya" memang butuh waktu yang tepat. 

Semoga kita selalu mendapatkan yang terbaik, selamat trading sambil menyanyi "Karena Rupiah" he.hee..

Salam,
INVESTA
pin.2b7dd5ee (sampaikan kata kunci "salam investa" setelah add)

0 komentar:

Post a Comment

Mohon menulis komentar dengan bahasa yang baik tidak mengandung unsur sara, politik dan iklan.

Anda paling tertarik pada artikel apa ?

Flag Counter
Powered by Blogger.

.

.

.