18 Feb 2015

Perdagangan saham di Bursa kemarin relatif sepi dibawah rata2 harian meski akhirnya ditutup naik 0,23% (5337). Dari faktor internal nampaknya investor cenderung menunggu keputusan Presiden Jokowi dalam masalah pelantikan Kapolri yang berlarut-larut karena berpotensi situasi semakin tidak menentu.
Faktor keamanan dan politik juga merupakan pertimbangan investor melakukan investasinya di Pasar Modal, investor ingin situasi yang aman serta kebijakan2 yang baik dan mendukung dunia usaha.

Berita bagus sebenarnya datang dari BI yang menurunkan BI Rate menjadi 7,5%, ini bisa berdampak positif terhadap pasar saham, sehingga jika Presiden bisa mengambil keputusan yang bisa diterima pasar maka kemungkinan IHSG akan terdorong naik kembali.
Dari eksternal datang dari masalah hutang Yunani yang belum juga terselesaikan kesepakatannya sehingga bisa mempengaruhi pasar saham secara global. Maklum pasar keuangan ini sangat peka terhadap perkembangan situasi dan kondisi baik internal dan eksternal.

Apapun yang terjadi investor harus cerdas menyikapi, apakah harus tetap melakukan trading dengan masuk ke bursa, melakukan profit taking dan keluar dari bursa atau menunggu situasi. Masing2 tentu mempunyai konsekuensi sendiri, bisa menguntungkan atau sebaliknya.

Prediksi saya masih IHSG dalam pekan ini antara 5330 sd 5425 kecuali terjadi situasi yang ekstrim yang berkaitan situasi politik yang berlarut2 IHSG bisa jebol dibawah 5300 (Semoga ini tidak terjadi).
Saham2 yang saya pilih juga relatif sama SMGR, KIJA, BWPT, ADRO, ELSA, AISA, INAF  dan JSMR (sama dengan rekomen kemarin).
Harga minyak yang sedikit naik bisa mendorong saham berbasis minyak. energi
dan biasanya juga CPO.

salam,

INVESTA
Pin. 2b7dd5ee (sampaikan kata kunci "salam investa" setelah add).
blog. investalpppm.blogspot.com

0 komentar:

Post a Comment

Mohon menulis komentar dengan bahasa yang baik tidak mengandung unsur sara, politik dan iklan.

Anda paling tertarik pada artikel apa ?

Flag Counter
Powered by Blogger.

.

.

.