22 Apr 2014

Untuk memecahkan kenaikan IHSG lebih dari 5 hari berturut-turut ternyata tidak mudah, dulu saya mengenalkan jurus 4 artinya kalau 4 hari naik terus maka "biasanya" hari ke lima akan terkoreksi, demikian pula sebaliknya.
Maka ketika kemarin malah 5 hari naiknya saya agak ragu kalau IHSG bisa naik lagi, dan ternyata yg terjadi akhirnya IHSG terkoreksi juga walau tipis 0,1%.
Tak ada salahnya kan kita menghafal "kebiasaan" sehingga segala kejadian kita ketahui, sebagai traders memang tak ada batasnya kita belajar karena pola trading juga bervariasi dan punya siklus juga.
Namanya juga "kebiasaan" tidak bisa dipakai sebagai hal yg mutlak dan belum ada teori yg mendasari. Seperti mengenai bandarmologi, saya belum membaca buku mengenai bandarmologi dan saham gorengan,yang ada juga pengalaman dan tulisan beberapa analis atau bahkan pelaku pasar yang memang sehari2 berkecimpung di bursa.

Setelah terjadi koreksi tipis kemarin maka putuslah "Jurus 4" dan kita mulai menghitung lagi mulai hari ini apakah akan terjadi kondisi serupa atau tidak.
Hari ini IHSG tentu hanya dua pilihannya yaitu naik atau turun, beberapa informasi yang dipakai bahan kajian antara lain prediksi BI bahwa inflasi april sekitar 0,1%, kemungkinan neraca perdagangan juga surplus.
Kalau itu benar terjadi maka cukup bagus untuk fundamental kita, tetapi beberapa info mengenai beberapa emiten juga bisa disikapi.
Rencana BMRI mengakuisisi BBTN yang beredar infonya minggu lalu dan sempat melambungkan harga saham BBTN ke 1500 kembali menjadi polemik, beberapa pihak mulai dari pegawai BBTN, angota DPR dan beberapa ekonom meolak akuisisi itu. Sehingga yg terjadi kemarin harga saham BBTN rontok lagi ke 1320.  
Rencana Pemerintah menaikkan Bea Masuk Ponsel juga merontokkan harga saham ERAA yang bidang usahanya importir beberapa jenis Hand Phone. Apalagi kemarin rupiah kembali melemah terhadap dollar US, ini tentu berdampak negatif terhadap saham ERAA.

Semalam terpantau harga beberapa komoditas termasuk emas dan perak juga mengalami penurunan, sehingga bisa berdampak ke saham2 komoditas yg mempunyai produksi komoditas tersebut.
Kondisi politik masih itu2 juga, memang sebaiknya pasar mulai fokus ke fundamental ekonomi, biarlah politik berjalan apa adanya
DOW semalam ditutup naik 0,25% tetapi EIDO turun 1,1%, hayo IHSG mau ikut mana nih? he..hee..
Secara pribadi saya menebak IHSG antara 4850 sd 4910 di ring sempit memang karena belum ada berita signifikan yang bisa menggerakkan pasar secara agresif.

Beberapa saham kecil mulai "berulah", ini hal biasa juga ketika saham BC sudah jenuh dimainkan maka traders mulai utak utik saham kecil, seperti GAMA, ZBRA, CPGT yag naik lebih dari 10% masih ada saham BIPI, FREN, SIPD yang juga mulai dimainkan.
Silahkan buat yang senang main2 sikecil, kalau lagi bernasib baik bisa dapat cuan gede walau resiko gede juga tentunya. Main cepet saja untuk saham beginian, dapat cuan cepet kabur.

salam, investa
pin. 2b7DD5EE (mohon perkenalkan diri  setelah otorisasi)

0 komentar:

Post a Comment

Mohon menulis komentar dengan bahasa yang baik tidak mengandung unsur sara, politik dan iklan.

Anda paling tertarik pada artikel apa ?

Flag Counter
Powered by Blogger.

.

.

.