Untuk Bulan Januari 2015 Rencananya kami akan menyelenggarakan 2 (dua) jenis Pelatihan yaitu: Pelatihan untuk Kelas Profesi yaitu WPPE / Wakil Perantara Pedagang Efek. Dimana pelatihan ini akan kami gabung dengan Pelatihan untuk para Investor Pemula (karena materinya hampir sama).
15 Dec 2014
Untuk Bulan Januari 2015 Rencananya kami akan menyelenggarakan 2 (dua) jenis Pelatihan yaitu: Pelatihan untuk Kelas Profesi yaitu WPPE / Wakil Perantara Pedagang Efek. Dimana pelatihan ini akan kami gabung dengan Pelatihan untuk para Investor Pemula (karena materinya hampir sama).
12 Dec 2014
17:53
Unknown
No comments
CPRO saham tambak udang adalah satu grup dengan CPIN dan BISI, beberapa hari terakhir ini pelaku pasar menaruh minat yang cukup besar terhadap saham ini, hari ini CPRO breakout 81, CPRO berpotensi menuju target selanjutnya di 90-91, kerugian yang menurun, dibanding laporan keuangan tahun sebelumnya menambah optimisme pasar terhadap saham ini.
Bila anda pembaca yang diundang berminat membaca analisa penulis, anda dapat melihat analisa pendek penulis tentang saham yang diuntungkan dari merosotnya harga minyak dunia, anda dapat melihatnya disini http://keneishastock.blogspot.com/2014/12/saham-yang-paling-diuntungkan-dari.html dan salah satu saham yang terakhir dibeli penulis karena potensi investasi jangka menengah disini http://keneishastock.blogspot.com/2014/12/test.html nb. mohon maaf beberapa hari terakhir ini penulis tidak dapat join chatango, dikarenakan sulit masuk.
08:44
Unknown
Ulasan Harian
No comments
Aksi Korporasi Emiten memang bisa mengakibatkan perubahan harga sahamnya di bursa mengalami perubahan yang signifikan sehingga investor harus mencermati dan memahami secara detail karena berpotensi mengalami kerugian tapi juga bisa menguntungkan . Contohnya mengenai Aksi Korporasi BWPT ini bagaimana investor masing-masing mangalami kondisi yang berbeda-beda, tergantung kapan dia belinya dan bagaimana actionnya ketika mendengar Informasi atas Aksi Korporasi ini
Mulai kemarin Right / HMETD nya sudah mulai dibagikan ke masing2 investor yang memiliki saham BWPT sampai tgl.4 Desember (setiap punya 1 saham mendapatkan 6 Right yg bisa untuk membeli 6 saham baru dengan harga Rp.400,-).
Kemarin Harga BWPT-R ditutup Rp.2,- dan harga BWPT nya Rp.401,- Banyak investor yang email / BBm ke saya menanyakan apa yang harus mereka lakukan dengan kondisi ini?
11 Dec 2014
17:31
Unknown
No comments
NRCA setelah gagal meneruskan kenaikannya dalam pola sebelumnnya (double bottom), kali ini NRCA breakout pola tripple bottom, dengan neck yang menanjak, pola ini selalu ditunggu tunggu oleh para trader, target kenaikkan saham NRCA berada di kisaran 1400-1410, volume yang tinggi pada saat breakout menambah optimisme NRCA untuk mencapai target tersebut, tidak ada alasan untuk tidak membeli saham ini dikarenakan emiten ini membukukan kinerja yang ciamik pada LK LK sebelumnya, PER saham ini juga divaluasi termurah di sektornya.
Bila pembaca yang diundang berminat melihat analisa penulis terhadap saham 3rd linier (gorengan), pembaca dapat melihatnya disini http://keneishastock.blogspot.com/2014/12/baja-rebound-setelah-penurunan-masif.html dan disini http://keneishastock.blogspot.com/2014/12/iata-naik-dengan-volume-besar.html beserta target target harganya, nb. saham gorengan memiliki resiko lebih besar, bila dibandingkan saham 2nd linear seperti NRCA, atau Blue chip, tapi semua itu tentunya berbanding lurus dengan potensi return yg akan diperoleh
10 Dec 2014
18:16
Unknown
No comments
Entah Blog ini diintip bandar atau tidak saham KRAS setelah penulis posting bersama rekomendasi GIAA (GIAA who dare?), ternyata diangkat bandar lebih dari +10% hari ini, mungkin bandar mendapat inspirasi dari blog ini hehehehe…, padahal saham ini berkonsolidasi lamaaaa…sekali, dalam tren turun, LK yang buruk ternyata tidak menyurutkan nyali Bandar untuk mengangkat saham ini, seperti saham GIAA, Satu lagi saham BUMN di bidang obat obatan akan penulis ulas KAEF, KAEF cukup menarik karena beberapa hari lalu sempat BNH (Break New High) ke harga tertingginya (1640), tetapi pada sore harinya langsung terkoreksi dengan gencarnya penjualan Bandar Asing (DB), Chart KAEF sangat menarik, karena membentuk Cup n Handle terbalik, KAEF hanya cukup bertahan di atas harga 1400-1405 untuk mencapai targetnya di 1775-1780 (+26%), saran dari Pak Investa bs jadi pertimbangan akan adanya pengalihan subsidi BBM ke sektor farmasi, penulis merekomendasikan BUY saham KAEF pada level level support (1400-1410).![]()
Nb. bila pembaca yg sudah diundang tertarik membaca ulasan saham DNET, pembaca dapat melihatnya di blog penulis disini
http://keneishastock.blogspot.com/2014/12/dnet-its-time.html
08:34
Unknown
Ulasan Harian
No comments
Lantas masih mungkinkah IHSG akan bisa menembus 5200 di akhir Desember 2014 nanti? Di Bursa tidak ada yang tidak mungkin sebaliknya semua serba mungkin, jadi sewaktu2 bisa saja terjadi pergerakkan baik keatas maupun kebawah tentunya. Namun beberapa kali saya sampaikan bahwa dibanding akhir th.2013 IHSG saat ini sudah cukup tinggi.
Saya kira tidak usah memaksakan IHSG mau naik lebih tinggi atau tidak biarlah mekanisme pasar yang menentukan IHSG tumbuh secara sehat sesuai dengan fundamentalnya.
Yang terpenting kita masing2 bisa mencari peluang dari setiap saham yang bisa memberikan kita rejeki, saham yang kita beli bisa naik tinggi dan kita bisa jualan dengan meraih keuntungan. Ada hampir 500 jenis saham yang diperdagangkan dan kita punya kesempatan memilih diantaranya.
Sebagai investor kita harus bisa fleksibel menyesuaikan diri dengan situasi ekonomi dan pasar yang apa adanya, sehingga pilihan kita bisa terbaik, dan hasilnya terbaik pula.
Memang kadang pilihan saham kita tidak langsung "maknyuuusss..." langsung naik tinggi tetapi lenggak lenggok bahkan kadang turun dulu, disitu kita gak usah panik, gak usah stress, tapi sabar dan disiplin. Kalau pilihan saham nya sudah diperhintungkan dengan matang apalagi punya fundamental yg baik maka waktu saja yang membuktikan karena optimis pada saatnya harga akan naik lagi.
8 Dec 2014
Garuda Indonesia adalah Perusahaan BUMN semenjak IPO harganya stuck atau bisa dikatakan turun terus menerus, mirip dengan Krakatau Stell (KRAS) bedanya KRAS naik pada awal debutnya, GIAA menurun sejak penawaran perdananya di harga 750 rupiah , Laporan keuangan GIAA terakhir Q3 2014, menunjukkan memburuknya kinerja GIAA dengan bertambahnya kerugian sebanyak 14X lipat bila dibandingan dengan Q3 2013, satu satunya yang masuk akal dapat mendongkak keuangan GIAA adalah menurunnya harga minyak dunia belakangan ini (avtur), disamping rencana untuk mendatangangkan 23 pesawat Boing untuk mengembangkan kepak sayap garuda. Penulis merekomendasikan BUY saham GIAA sejak harganya berada di level 560-555 lalu 2/12/2014, chart yang manis menutup mata penulis untuk megoleksi saham ini, mengesampingkan kinerja buruk masa lalu, ketika tulisan ini dibuat GIAA di tutup di level 595, target GIAA 615 kemudian 640, who dare buy this ugly stock?
08:20
Unknown
Ulasan Harian
No comments
Kemarin tgl.5 Desember adalah tgl.EX Right di PASAR REGULER. Apa yang terjadi kemarin ? harga saham BWPT langsung TURUN dibawah Rp.498, tetapi kenapa warnanya HIJAU?, bukankah warna hijau melambangkan harga nya naik??.
Ya jadi harga saham memang TURUN dibanding saat Cum (498) tetapi NAIK karena BEI mengukurnya dari HARGA TEORITIS yaitu Rp.414. (Baca ulasan saya tgl. 5 Desember). http://finance.yahoo.com/q?s=
Bagi anda yang memiliki saham BWPT sampai tgl.4 Desember (tutup bursa) maka anda tentu akan mendapatkan Right yang akan diberikan tgl.11 Desember besuk (jadi bukan sekarang). Nah tgl. 11 Desember besuk silahkan tentukan anda baru jual Right anda tersebut di bursa atau anda akan menebus saham induknya.
Jika anda ingin mendapatkan uang tunai jual saja langsung, ingat Right HANYA diperdagangkan di sesi satu saja dan langsung hari itu juga sesi dua anda langsung dapat bayarannya (ini namanya pasar tunai).
Tapi kalau anda mau menebusnya ya silahkan langsung bayar Rp.400,- X Jumlah Right anda. Kalau harga saham BWPT di bursa lebih tinggi dari Rp.400,- ,(misalnya 450) maka sebaiknya anda menebusnya karena menguntungkan bagi anda. Namun kalau harga saham BWPT nanti turun dibawah 400 ya sebaiknya anda tidak usah membelinya karena anda akan rugi.
Jadi untuk menebus Right anda menjadi saham memang harus melihat harga saham BWPT di bursa sampai tgl.17 Desember sebagai batas akhirnya.
Sedangkan pada periode tgl.11 sd 17 Desember itulah terjadi perdagangan Rightnya. Harganya akan mengikuti pergerakkan saham induknya.
Kalau anda tidak punya saham BWPT saat ini tetapi ingin membeli saham BWPT tersebut dengan harga 400 per lembar ya anda mesti beli Right nya di bursa tgl.11 sd 17 Desember nanti. Atau anda beli saja saham BWPT di pasar saat ini tentu dengan harga pasar (bukan 400).
Sekedar prediksi nih rasanya saham BWPT akan kembali naik terutama setelah tgl.17 Desember sebagai batas akhir penebusan Right menjadi sahamnya.
Analisis ini sih gak pakai TA atau FA, tapi logika sederhana begini; kalau harga sahamnya tgl. 17 Desember sampai dibawah 400 maka tentu investor publik gak mau menebus sahamnya yg harganya 400 bukan?? Lantas siapa pembelinya? ada yg namanya standbuy buyer atau pembeli siaga dan itu biasanya adalah mereka yang punya kepentingan dalam aksi korporasi ini.
Jadi kemungkinan dari skenario pertama ini pihak emiten akan berupaya agar harga saham BWPT bisa naik lebih tinggi dari 400 supaya investor mau merogoh uangnya lagi untuk beli saham tersebut dengan harga 400 per lembar.
Sehingga emiten mendapat dana baru 6 kali lipat dari modal lama karena 1 : 6.
Adapun logika skenario kedua, bahwa kita tau dulu rencana Aksi Korporasi ini banyak menimbulkan polemik dan terkesan merugikan investor karena harganya langsung anjlok sekitar 50% ketika rencana aksi korporasi ini dipublikasikan.
Nah kemungkinan emiten kini ingin membuktikan bahwa aksi korporasi ini bisa menguntungkan investor kalau mereka mau menebus saham dengan harga 400 per lembar. Sehingga dimata publik bisa mengembalikan citranya kembali kalau harga sahamnya naik kembali setelah masa aksi korporasi ini selesai.
Dari dua skenario itu logika saya mengatakan dan sekaligus merekomendasikan saya sendiri untuk membeli saham BWPT tersebut di Pasar paling tidak diharga maksimal 450 per lembar. tentu lebih rendah lebih baik sebelum tgl.17 Desember, tapi untuk mendapatkan harga 425 rasanya agak sulit sekarang.
Setelah mendapatkan sahamnya ya hold sejenak nunggu sampai tgl. 18 Desember, kalau logika / analisis saya benar maka harapannya harga saham BWPT ini akan naik diatas 450 per lembar.
He..hee namanya juga analisa bisa salah tapi bisa juga benar....kita tunggu saja. Paling tidak saya sudah berusaha sharing pengetahuan tentang Aksi Korporasi.
Mau tau lebih banyak tentang Aksi Korporasi ?? Daftarkan diri anda untuk ikut pelatihan dengan MEMBAHAS AKSI KORPORASI EMITEN UNTUK MERAIH GAIN DAN MENGHINDARI LOSS. Jika ada 15 peserta minimal akan saya selenggarakan di Jakarta, Surabaya, Semarang atau dikota manapun asal peserta 15 Orang minimal.
Silahkan daftar di email investa.p3m@gmail.com atau BBM pin 2b7dd5ee.
Salam,
INVESTA
pin 2b7dd5ee.
5 Dec 2014
09:11
Unknown
Ulasan Harian
No comments
BWPT memutuskan bahwa RI dengan perbandingan setiap pemilik 1 saham lama akan mendapatkan 6 HAK untuk membeli saham baru dengan harga 400 setiap lembar sahamnya (1:6) dengan CUM Right tgl.4 Desember 2014 kemarin.
Bagaimana jika anda semula TIDAK punya saham BWPT tetapi ingin membeli saham tersebut sekarang? Anda tinggal membeli BWPT-R (Right BWPT) tersebut dipasar paling lambat tgl.17 Desember sebelum sesi SATU berakhir. Setelh anda punya Rightnya maka anda tinggal membeli sahamnya seharga Rp.400,- per lembar. Misal anda membeli BWPT-R harganya Rp.30,- / lembar maka berarti Harga Pokok anda untuk saham BWPT Rp.430,- per lembar.
Nah, yang penting bagaimana Prospek saham BWPT ini setelah Right Issue ini? Analisis saya kinerja BWPT akan lebih baik, ini didasarkan pada Fundamental karena Permodalan akan tambah kuat serta pengalaman yg ada Grup Rajawali pembeli BWPT ini mempunyai kinerja yang baik dan punya komitmen yg bagus sehingga rata2 harga sahamnya kembali mengalami kenaikan.
Memang buat investor lama yang mempunyai harga saham BWPT diatas Rp.1000 per lembar merasa dirugikan karena harga sahamnya jatuh lebih 50% dengan adanya aksi korporasi ini.
Andaikata investor masih mempunyai saham BWPT dengan harga Rp.1000,- per lembar dan tidak tega menjualnya (Cut Loss) maka Harga Teoritis untuk investor tersebut adalah (1x1000) + (6x400) dibagi 7 = Rp.485,- per lembar jika investor tersebut setelah dapat RI dan melakukan penebusan/pembeliannya.
Semoga penjelasan saya ini bisa bermanfaat dan silahkan bagi yang masih ingin bertanya untuk menulisnya dan kirim ke email saya investa.p3m@gmail.com atau Pin 2b7dd5ee.
Pelatihan Aksi Korporasi yang lalu di Semarang sangat diminati oleh peserta karena hal ini sangat berguna bagi investor. Kami akan kembali menyelenggarakan Pelatihan Aksi Korporasi ini di Jakarta dan Surabaya jika banyak yg berminat (minimal 15 Orang).
Salam,
INVESTA
Pin 2b7dd5ee.
1 Dec 2014
08:35
Unknown
Ulasan Harian
No comments
Jadi sebenarnya IHSG juga sudah tumbuh lebih baik diantara bursa2 regional lainnya, antara lain didukung kenaikkan saham2 perbankan besar, properti, konstruksi dan farmasi.
Jadi kalau IHSG th. ini belum bisa tembus 5300 ya harap maklum karena rata2 Price Earning Rationya juga sudah 19,83 X.
Memang dalam bl.Desember ini bisa saja segalanya berubah, tentu bisa naik lagi atau malah turun kembali, tergantung beberapa hal seperti perkembangan inflasi,defisit perdagangan, nilai rupiah setelah kenaikan BBM lalu. Jika perkembangan positif maka bisa saja lebih mendorong IHSG lebih tinggi tapi kalau diluar ekspektasi maka sebaliknya bisa menekan IHSG lagi.
Tapi bl.Desember ada harapan Window Dressing biasanya,walau juga tidak mutlak. Maka persiapan perlu dilakukan oleh patra investor jangka pendek, siapa tau kebagian rejeki akhir tahun yang kadang bisa lebih tinggi, kalau awak lagi mujur.
Saya sendiri masih ada rasa optimis untuk saham2 MLPL, BJTM, ERAA, JPFA, ADRO serta saham yang tidak populer sebagai bumbu CPRO, INDX dan SMRU.
Dengan harga2 di clossing akhir nopember kemarin punya harapan akhir Desember semoga bisa naik lebih tinggi.
Selama Bl.Desember biasanya transaksi hanya ramai sampai pertengahan bulan saja, selebihnya investor dan fund manager sudah mikir liburan akhir tahun. Jadi manfaatkan bulan ini lebih baik waktu kita untuk trading. Kita juga butuh bekal untuk akhir tahun kan he..hee.. Selamat trading.
Salam,
INVESTA
pin 2b7dd5ee.


