11 Jul 2013

Hampir saja saya harus merasa bersalah ketika saham2 yang saya tulis dalam paket TEH PAGI (jpfa, wika, klbf, aces, ptpp dan pgas)  kemarin pagi di awal sesi mengalami penurunan kembal, tapi untung hanya sebentar dan kemudian secara konsisten sampai closing akhirnya semua saham tersebut mengalami rebound.
Sebagaimana saya tulis juga bahwa saya kemarin akan belanja, itu karena logika saya memutuskan memang saatnya belanja. Tentu saya tidak ngawur, pasti dengan berbagai pertimbangan untuk menentukan sikap tersebut. Memang tidak ada jaminan bahwa apa yang saya tulis itu benar, bisa juga salah, karena sifatnya hanya analisis pribadi. Kalaupun analisis saya bermanfaat tentu saya ikut berhagia, tetapi kalau salah memang kadang saya punya beban mental.

Kenapa saya berani belanja? karena pada saham2 pilihan saya tersebut menunjukkan perlawanan yang kuat ketika ada tekanan sekalipun tekanan itu dari investor asing. Saya berpendapat kalau asing atau broker tertentu menjual saham dalam jumlah yang banyak apalagi telah beberapa hari itu pasti suatu saat ada habisnya karena dia pasti punya jumlah tertentu. Tetapi yang sulit justru kalau ada pembelian terus menerus karena menggunakan uang saya sulit berapa banyak uangnya untuk membeli saham tertentu.

Apakah hari ini masih berlanjut?,  kalau saja BI Rate hari ini bisa bertahan atau setidaknya naik 0,25% saya masih optimis rebound masih akan berlanjut, tetapi kalau BI Rate naik menjadi 6,5% mungkin agak berat juga.
Dari dalam negeri kuncinya adalah berapa tingkat inflasi sampai dengan akhir bulan Juli nanti dan bagaimana nilai rupiah terhadap dollar AS. Itulah yang dipakai pertimbangan BI menentukan BI Rate nanti.
Saham2 Konstruksi dan properti sudah mulai menggeliat kembali termasuk DGIK , WIKA dan PTPP yang naik diatas10%. Masih ada saham bagus yang belum naik yaitu KIJA hari ini boleh dicermati.
Saya juga sudah tertarik dengan saham CNKO, PTRO dan BIPI dilevel harga ini masih relatif murah dan mempunyai potensi naik dalam beberapa hari kedepan.
Untuk saham spekulatif kembali saya akan koleksi INDX yang saat ini dalam masa menjalankan aksi korporasi yaitu HMETD diharga 550 sedang harga pasar kemarin 325. Logika saya berpikir bahwa setidaknya saham INDX akan kembali dilevel 400 mendekati harga tebusnya.
Setiap perkembangan pada jam trading akan saya sampaikan melalui box yang ada di blog investa, bila anda sering mampir di warung TEH akan lebih baik karena bisa langsung sharing dengan teman2 yang lain termasuk saya dan Keneisha.
Trading dengan cermat, sabar, disiplin dan jangan terlalu emosional.
salam, hari prabowo (investa) pin 25C45392.

10 Jul 2013

Seperti Tampak pada Gambar IHSG berada pada periodik wave 4, dalam skenario Bullish, syarat dari wave 4 adalah :
1.Wave four is typically clearly corrective. Prices may meander sideways for an extended period, and wave four typically retraces less than 38.2% of wave three (see Fibonacci relationships below). Volume is well below than that of wave three. This is a good place to buy a pull back if you understand the potential ahead for wave 5. Still, fourth waves are often frustrating because of their lack of progress in the larger trend.
2. Wave 4 does not overlap with the price territory of wave 1, except in the rare case of a diagonal triangle.

Analisis statistikal untuk wave 4:

1. Retrace 24-30% of Wave 3
only 15% of the time


2.Retrace between 30-50% of
Wave 3 60% of the time


3.Retrace between 50-62% of
Wave 3 15% of the time


4. More than 62% Retracement of Wave 3 = 10% of the time


menunjuk dengan data statistik di atas, potensi koreksi wave 4 adalah sekitar 30-50% retracement, dengan syarat wave 4 tidak boleh lebih rendah dari level 4.230. This is the bottom ?
IHSG berpotensi membentuk pola double bottom, seperti yang pernah dibentuknya pada bulan September-Oktober 2011.
Akhir2 ini saya merasakan bursa kita sedang ditekan oleh sang bandar, indikasinya asing sepertinya tidak ada habisnya untuk melakukan penjualan setiap hari sehingga terjadi net sell berhari2. Ini juga merupakan bagian strategi asing untuk menurunkan ihsg, karena kita tau bahwa ihsg merupakan tolok ukur kinerja bursa dan bahkan bisa dinilai salah satu indikasi kondisi ekonomi suatu negara.
Dengan asing melakukan tekanan terus menerus psikologi traders lokal dibuat grogi sehingga walaupun terlambat banyak juga yang ikut2an menjual portofolionya sehingga harga saham tambah anjlok demikian pula ihsg.
Seringkali setiap akhir bursa khususnya pada "Pra Closing" dimana kita tidak bisa memonitor transaksi (black market) asing ternyata melakukan penjualan besar2an khususnya terhadap saham2 BC yang berkapitalisasi besar sehingga ihsg bisa nampak minus.
Agar membuat investor tambah panik dibuatlah berita negatif seperti kemarin dilakukan MS itu.
Untuk apa asing melakukan itu? Hanya akan keluar dari bursa kita dan membawa pulang dananya kemasing2 negaranya? Bisa juga seperti itu, tapi bisa juga itu hanya merupakan suatu Strategi asing agar mereka bisa masuk lagi dengan harga saham yang lebih murah, ingat mereka sudah sebulan melakukan penjualan saham dengan harga2 dipucuk.
Namanya saja trading dan cari untung, jadi strategi seperti yang dilakukan asing tentu sah2 saja. Mereka melakukan itu karena mereka punya portofolio dan dana yang besar bahkan separo lebih dari kapitalisasi pasar bursa kita, jadi dengan mudah melakukannya.
Saya yakin bahwa asing akan masuk lagi ke bursa pada saatnya nanti ketika investor lokal sudah panik selling, banyak melakukan Cut Loss serta harga2 saham sudah rendah. Saat ini ihsg sudah turun 15% dari angka tertingginya  di bulan Mei hanya kurang dari dua bulan.
Tapi banyak juga saham yang secara individu harganya sudah turun lebih dari 15 % sd 30%, kira2 harga saham sekarang sudah setara dengan awal tahun 2013.
Lantas bagaimana kira2 hari ini?? secara pribadi saya akan belanja untuk beberapa saham yang menurut saya sudah murah dan kinerjanya bagus pilihan2nya antara lain; seperti ACES, JPFA, KLBF, ANTM, WIKA, PTPP (avrg down).dan PGAS.  Saya melihat kemarin tekanan terhadap saham2 tersebut sudah mulai ada perlawanan, artinya saya melihat potensi mantul lebih besar dari pada kemungkinan turun kembali.
Bursa global kembali rally, harga minyak juga $ 104, jagung malah  4% moga2 ini menjadi dukungan terhadap ihsg yg kemarin nyaris di 4400.
Kita lihat juga apakah asing masih mau jualan atau sudah mulai "kulakan" lagi, bila asing nampak mulai net buy itu lebih baik.
Makanya kita traders lokal mesti banyak belajar agar tidak selamanya didikte asing terus, masak dipasar sendiri kita dikerjain sih?
Semoga hari ini menjadi hari yang baik buat kita semua..

Selamat berpuasa bagi yang mulai puasa hari ini...
salam, hari prabowo (investa).

9 Jul 2013

Sungguh saya minta maaf karena apa yang saya prediksi bahwa ihsg senin akan naik ternyata malah turun tajam, ini benar2 diluar logika saya.
Saya sendiri seharian gak sempat lihat monitor karena ada kegiatan di Jakarta sampai sore. Begitu sampai rumah saya buka monitor wah...hampir gak percaya melihatnya.
Tapi itulah sentimen pasar, yang bisa bergerak sesukanya dan tidak selalu searah dengan prediksi analis. Saya sadar tidak bisa merubah pasar, dan apa yang bisa dilakukan adalah menyikapi pasar dan mencoba mencari penyebabnya kenapa Pasar seperti ini, lantas sedapat mungkin kita ambil keputusan, tentu ada 3 pilihan keputusan; menunggu, beli sekarang atau jual sekarang.
Kalau waktu AS krisis wajar kalau pasar kita ikut jeblok, tapi sekarang AS mulai tumbuh pasar kita malah kembali krisis. Tumbuhnya perekonomian AS berdampak menaikkan nilai dollar  dan memperlemah rupiah. Kita tau kalau Rupiah tembus 10.000,- itu sudah warning. Apapun alasannya itu sangat berat akibatnya. Kita masih banyak utang dollar itu masalahnya.

Kalau saya melihat bursa regional Nikkei dan Hanseng minus tidak sampai diatas 2%, cuma Sanghai yang minus diatas 2%. Kebijakan di China yang sampai menekan ihsg sampai minus 3,67% ?
Hal yang juga dalam pemikiran saya apakah karena tingkat inflasi bulan Juli dan Agustus?,  kalau saja inflasi sampai diatas 7,5% itu juga warning kedua. Karena salah satu jurus peredamnya suku bunga akan dinaikkan, tentu kebijakan ini tidak nyaman bagi pasar modal.
Kemarin asing juga masih net sell 972 M, apakah penilaian Morgan Stanley terhadap investasi di Indonesia yg dikeluarkan pekan kemarin itu mulai direspon investor asing?
Jadi itulah beberapa pemikiran saya tentang kejatuhan ihsg kemarin, saya semula mengira bahwa kondisi Fundamental kita tidak terlalu buruk dan bahkan masih bisa tumbuh lumayan. Sehingga saya prediksikan ihsg akan naik walau tipis.
Memang tidak mudah memprediksi arah pasar saat ini, terlalu banyak faktor yang mempengaruhi bursa kita. Kalau gitu memang kita harus lebih hati2.
Satu hal lagi yang diluar kebiasaan saya lihat MLPT salah satu group LIPPO kemarin sukses listing perdana di Bursa, tapi kenapa saham satu group yang lain malah tertekan signifikan?? malah MLPL jatus sampai 15%. Itu juga membuat saya (dan mungkin banyak analis) yang tidak mengira.
Biasanya kalau ada saham salah satu group naik akan berefek terhadap saham afiliasinya.
Mari kita cermati dulu pasar hari ini, dengan tetap sabar dan disiplin tinggi agar bisa mengurangi resiko, dan pada saat yang tepat bisa memperoleh rejeki kembali.
Banyak saham yang sekarang valuasi nya sudah menjadi murah dibandingkan bulan Mei yang lalu, cuma kondisi masih rawan jadi menunggu saat yang lebih baik saja untuk kembali masuk pasar.
Saya akan berusaha konsen didepan monitor hari ini untuk mencermati pergerakan serta arah pasar kedepan, kita bisa sharing di blog investalppm.blogspot.com atau via BBm (pin. 25C45392).
Semoga Bursa bisa kembali normal dan kita bisa berusaha dengan lebih baik lagi. Amin.
Pada kesempatan ini pula saya mohon maaf lahir batin atas kekurangan dan kesalahan saya selama ini kepada teman2 semuanya, agar saya bisa menjalani ibadah Puasa dengan hati yang bersih dan semua saya lakukan karena Allah.
salam, hari prabowo (investa).

8 Jul 2013

IHSG sudah "terkepung" 3 buah support, support pertama adalah support fibo 50%, support kedua adalah support highest yang dibentuk pada akhir November 2012, dan "support terakhir" (last support) di area sekitar 4300.Pertanda penurunan sudah mulai terbatas.

7 Jul 2013

Mungkin ada beberapa teman yg belum begitu paham tentang istilah REPO atau Repurchase Agreement, yang saya tahu mungkin kira2 artinya "Menjual dengan janji untuk membeli kembali". Atau lebih mudah dipahami adalah meminjam uang dengan jaminan efek (bisa juga saham).

Ada cerita pasar atau rumor pasaran yang entah benar atau tidak, saat ini ada beberapa transaksi Repo atas saham2 tertentu yang kebetulan juga sedang jatuh tempo. Sehingga untuk memenuhi kewajiban mengembalikan dananya maka yang dilakukan adalah menjual saham yang ada dengan harga berapapun.
Memang dalam minggu ini ada saham2 tertentu yang dijual oleh Broker2 tertentu pula nampaknya dengan emosional seakan berapapun tawaran beli langsung diguyur. Saya juga sempat mengamati dan terheran2 kenapa Broker melakukan penjualan dengan harga yang menurut saya terlalu murah.
Kalau memang benar cerita tersebut maka saya punya analisa sendiri, yaitu suatu saat kalau sang Broker sudah habis saham tersebut untuk memenuhi kewajibannya maka saham tersebut akan berbalik naik kembali.
Salah satu yang disebut adalah saham PTPP, hari Jum'at kemarin PTPP sempat tertekan sampai harga 1030 walaupun akhirnya ditutup 1120.
Kalau saja ada yg membeli 1030 dan sore dijual kembali 1120 maka sudah cuan 8,7% kan..Jadi sebenarnya dalam kondisi apapun kalau traders jeli bisa mengambil kesempatan, tapi memang tidak semudah perkataan he..hee..
Sekali lagi naik turunnya harga saham di bursa itu dipengaruhi beberapa faktor, bukan hanya FA dan TA saja kan?? kalau kita lagi butuh uang berapapun harga saham bisa saja kita jual sekalipun FA dan TA saham tersebut masih mendukung.
Nah kesempatan seperti inilah yang bisa mendapatkan cuan besar dalam waktu pendek jika kita bisa membeli saham2 yang dijual pemiliknya karena memang mereka lagi butuh dana atau mau pindah kesektor lain.
Bagaimana arah Bursa hari Senin?? Bursa Eropa rata2 mengalami kejatuhan lebih dari 1% karena kekhawatiran situasi politik di Portugal. Namun DOW, NASDAQ dan SP justru mengalami penguatan lumayan. Minyak juga dilevel tertinggi $ 103. Dengan mempertimbangakan faktor internal serta kekuatan pasar Jum'at kemarin maka saya pribadi memprediksi IHSG akan cenderung menguat walaupun tidak signifikan.
Selain saham PTPP karena alasan diatas saya juga cermati WIKA, JPFA, MLPL yang akan mengantar anak perusahaannya go publik.
Beberapa saham berbasis mining juga dalam pantauan bisa saja saham2 tersebut mulai "jalan2" karena harga minyak yang mengalami kenaikan signifikan. Kadang kita terlambat mengantisipasi situasi sehingga bisa tertinggal, baru reaksi ketika asing sudah mendahului biasanya.
Selamat mencermati, menganalisa dan memutuskan sesuai kemantapan masing2.
Senin terpaksa seharian gak bisa menemani di blog karena ada urusan di Jakarta, tapi biasanya ada Keneisha yang jaga warung he..hee..
salam, hari prabowo (investa)
Pin BBM 25C45392

5 Jul 2013

Banyak teman2 Traders curhat mengenai sulitnya trading akhir2 ini, begitu volatilenya Bursa. Sehingga tidak heran kalau memasuki bulan Juli ini transaksi sangat sepi, nilai transaksi harian selalu dibawah 5 Triliun kemarin malah cuma 3,9 Triliun. Traders mengurangi transaksi karena merasa kondisi yang belum kondungsif, jadi mengurangi resiko.
Meskipun ihsg seharian kemarin nampak hijau tapi itu juga tidak mudah cari cuan, setelah pagi ihsg sempat naik diatas 1% ternyata sore ditutup tinggal plus 0,1% saja. Traders yang sudah belanja pagi hari dengan rasa optimis akhirnya banyak yang CL setelah pasar semakin memperlihatkan kecenderungan melemah.
Saham2 properti dan infrastruktur kembali tertekan hebat, padahal saham2 tersebutlah yang selama setahun ini banyak menopang ihsg serta meramaikan pasar. Adakah yang salah dengan sektor ini??

Beberapa analisis yang ada dibenak saya kenapa ihsg lesu seperti ini antara lain: Asing banyak menarik dananya dari bursa kita baik di saham maupun SBN, (menurut BI selama bulan.Juni sudah out 34 T dari Saham dan SBN) mereka melihat AS mulai pulih dari sakitnya dan mulai tumbuh ekonominya. Sehingga wajar jika pemilik dana mencari tempat yang lebih prospek untuk mendapatkan hasil dari investasinya.
Ingat waktu itu negara kita ikut kebanjiran dana ketika stimulus dikucurkan besar2an  baik di Eropa maupun Amerika, dan pertumbuhan kita dipandang menggiurkan bagi mereka.
Penarikan dana secara bertahap ini berdampak ke nilai Rupiah terhadap Dollar yang cenderung melemah (kemarin sempat sentuh 10.000), karena mereka keluar pasti bawa dollar lagi. Pelemahan Rupiah ini akan berdampak buruk bagi perusahaan2 yang mempunyai hutang dalam bentuk dollar serta membuat barang import jadi lebih mahal.

Kekhawatiran terhadap inflasi di bulan Juli dan Agustus karena dampak kenaikan BBM dan harga2 menjelang Hari Raya. Kalau inflasi nanti melebihi ekspektasi maka tentu akan mendorong BI menaikkan BI Rate kembali. Nah tau sendirilah kalau suku bunga naik pasar modal akan lesu darah. Sektor yang paling kena akibatnya jika  suku bunga naik adalah sektor keuangan dan properti. Itulah yang menyebabkan saham bank dan properti mengalami tekanan.
Apakah situasi ini akan berlanjut lama?? tentu semua melihat perkembangan, kita cermati saja apakah benar inflasi akan tinggi dan apakah benar BI Rate akan naik lagi? itu kuncinya.
Kalau dana asing juga masih eksodus keluar juga akan menambah runyam  bursa kita karena harus diakui merekalah yang sebenarnya masih menguasai separo pasar kita, bayangkan kalau mereka keluar 50 Triliun lagi ihsg kita bisa anjlok dalam.
Tapi semoga perkiraan2 atau bayangan2 buruk itu bisa teratasi. Semoga inflasi terkendali, semoga suku bunga tetap rendah, semoga pertumbuhan ekonomi kita membaik dan investor asing masih mau investasi di negara kita bukan hanya di instrumen saham dan surat hutang tetapi bersedia disektor Real.
Dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi dunia juga akan menaikkan eksport barang2 kita yang selama ini sudah berkurang banyak sekali.
Hari ini terus terang lebih susah merekomendasikan pilihan sahamnya maklum kan situasi juga seperti ini, kemarin saya pilih sektor mining karena melihat harga minyak dunia melonjak diatas $ 100. Kalau saja benar pertumbuhan ekonomi AS dan Eropa membaik tentu membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak juga. Jadi saya mulai ambil PTRO, INDY, PGAS dan CNKO, cuma tekanan asingnya masih besar.
Eropa semalam naik rata2 diatas 2% (AS libur), akan kah ini berdampak baik juga terhadap bursa kita??
Tetap tenang, tetap semangat tetapi tetap waspada.
Salam, hari prabowo (investa)

4 Jul 2013

Benarkah Bursa akan bearish ?? Kemarin ihsg kembali rontok 3,2%  (4577) dan asing masih juga net sell 877 M sepertinya belum rela ihsg naik kembali.
Saham2 BC seperti yang mempunyai bobot tinggi atas ihsg seperti UNVR, GGRM, ASII, TLKM, BBCA, BBRI turun tajam.
Apakah ini indikasi bursa akan menuju bearish berkepanjangan? akankah menembus ihsg terendah seperti bulan Juni yang lalu ? Analis Tehnikal banyak yang was2 karena telah menembus suport 4600 saat ini.
Dalam kondisi seperti kemarin memang tidak mudah mencari "saham pilihan"
karena sedikit sekali saham yang bisa bertahan untuk tidak turun. Para copeter juga harus gigit jari (ha..haa termasuk saya), tapi ya inilah suatu kondisi yang memang tidak bisa kita hindari. Bursa punya orang banyak yang masing2 punya persepsi, analisa dan keputusan untuk jual atau beli, sehingga sebaiknya kita tidak melawan pasar ketika pasar sedang dalam tekanan.

Biarkan pasar berjalan apa adanya, toh pada saatnya setelah para traders sadar bahwa saham yang dijual itu sudah terlalu murah diukur dari harga buku (PBV) maupun PER nya tentu akan berhenti dengan sendirinya.
Kemarin pengaruh bursa regional seperti Han Seng, NIkkei, Sanghai, Kospi, STI turun semua, tapi ihsg nampaknya memimpin penurunan terbesar.
Saya sendiri menilai penurunan ihsg kemarin terlalu berlebihan dibanding yang lain, apalagi penurunan ini bukan diakibatkan faktor dalam negeri.
Sektor properti mengalami penurunan paling parah karena minus 4,5%, disusul sektor perdagangan dan keuangan.
Dalam keadaan panic selling traders kadang tidak lagi melihat saham berfundamental bagus atau tidak, yang penting dapat uang tunai.
Ini kesempatan buat mencari saham2 yang bagus, kita cermati dan masuk pada saat yang tepat.
Pengalaman kondisi seperti ini sering mendapatkan keuntungan yang besar juga lho kalau pas mantul nantinya, cuma mesti pandai2 memilih saham yang pantulannya kencang dan yang lebih penting Timing yang tepat pula.
Kita sulit dapat yang temurah tapi cari sinyal ketika arah sudah semakin jelas saja.
Dow, SP dan Nasdaq semalam berakhir naik, EIDO turun 1,8%, Oil $101 ini merupakan harga tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, tapi kenaikan ini bukan karena pertumbuhan ekonomi dunia tapi karena krisis politik di Mesir dan Syria sebagai penghasil minyak.
Mari kita sikapi pasar tetap dengan tenang, jangan emosi, jangan terlalu panik tetapi pilih sasaran tembak dan lakukan pada saat yg tepat.
Moga2 hari ini pasar bisa lebih kondungsif.
salam, hari prabowo (investa)

3 Jul 2013

Dua hari memasuki bulan Juli ini nilai transaksi di Bursa nampak lesu darah cuma dibawah 5 T, kemarin ihsg juga masih longsor lagi 1% ditutup 4728 dan asing juga net sell 364 M. Saham perbankan yang biasa saya anggap sebagai faktor utama penggerak ihsg rata2 juga turun lumayan tajam seperti BBRI, BMRI, BBNI, BDMN dan hanya BBCA yang masih bisa bertahan.
Saya kira bank2 masih dalam konsolidasi menentukan perhitungan besaran bunga kedepan setelah BI Rate naik 0,25% serta faktor inflasi akibat kenaikan BBM. Jika suku bunga dinaikkan maka ada korelasinya dengan kredit yang dikucurkan padahal kredit merupakan produk utama bagi bank.
Fenomena seperti ini memang merupakan siklus bagi industri perbakan, jadi kita cermati dulu saja sampai sejauh mana pengaruh terhadap sahamnya.
Sebaliknya yang menarik dicermati lagi adalah OIL harganya melonjak hampir mendekati $ 100, akibat kondisi di Mesir dan Syria. Kenaikan harga OIL dunia ini bisa memacu harga2 saham berbasis Minyak juga, maka akan lebih bijak kalau kita mulai mempertimbangkan saham2 seperti PTRO, MEDC, PGAS, BIPI. Ketika saham Perbankan, properti, dan infrastruktur turun traders akan cari sektor lain yang kira2 bisa jadi pilihan.
Seperti saya sampaikan bahwa apapun kondisi ihsg masih tetap ada saham2 pilihan, tapi berkali2 saya anjurkan bahwa saat2 seperti ini hanya bagus untuk trading jangka pendek. Jangan terlalu berharap semakin lama menahan saham semakin naik harganya, itu memang filosofi investasi tapi mesti lihat kondisi pasar kapan kita long dan kapan kita short.
Kemarin saya jualan MLPL karena sudah sesuai target saya di 650, kalaupun nanti naik lagi ya...biarkan untuk rejeki yang lain. INDX saya juga sudah bersih dengan penjualan tertinggi 440.
Kemarin saya langsung pindah ke TELE diharga 620, KLBF, dan INDY moga2 hari ini bisa lanjut naik sambil mengamati saham OIL diatas yang cukup menarik untuk main ODT atau setidaknya dalam minggu ini.
Bila teman2 ingin berbagi info dan trading bersama kami silahkan pada jam2 trading berkunjung ke blog investa (investalpppm.blogspot.com) karena saya dan Keneisha biasa nongkrong di blog untuk menemani teman2 trading bareng. 
Namanya prediksi memang tidak selalu benar, bisa salah juga tapi setidaknya ada yang dipakai sabagai analisis.
Buat teman2 yang ingin diskusi silahkan kirim via email jangan sungkan kami berusaha membantu, apalagi bulan Puasa akan dicatat sebagai ibadah yang lebih banyak.

salam, hari prabowo (investa)

Anda paling tertarik pada artikel apa ?

Flag Counter
Powered by Blogger.

.

.

.