12 Jan 2018

Pasar kemarin diwarnai "Pesta Pora" saham2 grup Bakrie, mulai dari BUMI, ENRG, DEWA, BRMS UNSP megalami kenaikan yang spektakuler bahkan sampai auto reject pada batas atas (ENRG). Nampaknya strategi Restrukturisasi Hutang yang dilakukan grup Bakrie menjadi pertimbangan para Trader tertarik mentradingkan saham2 tersebut.

Dalam hal melakukan manuver keuangan ini saya salut dengan grup Bakrie, ada saja cara yang dilakukan dengan cerdik untuk mempertahankan perusahaannya dari lilitan hutang yang menggunung sebelumnya.
Terlepas dari banyak pula investor saham yang mengalami kerugian besar dengan "menginvestasikan" modalnya di saham grup Bakrie karena membeli saham2nya beberapa tahun lalu diharga yang tinggi.

Apakah ini saatnya saham2 grup Bakrie akan bangkit kembali?? Kalaupun benar demikian tentu banyak investor yang senang terutama mereka yang sudah lama "Cuantol" alias investasi berkepanjangan tanpa hasil karena bagi yang membeli saham grup Bakrie 5 tahun lalu  tentu belum bisa menikmati hasil investasinya karena harga saat ini masih jauh dibawah harga 5 tahun lalu. Sekalipun demikian ada juga para trader diuntungkan dari saham2 ini karena bisa "mentradingkan" dengan tepat dengan memanfaatkan fluktuasi harganya yang memang naik turun dengan cepat.

Moga2 kali ini hasil restrukturisasi yang dilakukan memang berhasil membawa perusahaan lolos dari belitan hutang dan perusahaan bisa kembali tumbuh baik sehingga para investor akhirnya mengenyam hasil investasinya.
Maklum investor publik banyak yang "trauma" dengan kejadian2 masa lalu karena sepertinya ada "penggorengan" dari saham grup bakrie sehingga banyak korban2 berjatuhan terutama investor ritel yang hanya asal beli saja.

Kalaupun benar saham2 grup bakrie ini bisa bangun dari tidurnya maka tentu akan berdampak nilai transaksi di BEI akan bertambah tinggi karena jumlah sahamnya yang banyak dengan harga yang masih dibawah Rp.500 per saham tentu banyak ritel yang mampu untuk melakukan transaksi.

Namun sebagai investor / trader tentu kita selalu wapada dalam menyikapi setiap kondisi dan kejadian di bursa, kita juga harus belajar dari pengalaman masa lalu terutama agar tidak terulang masa2 pahitnya dan sebaliknya kedepan harus lebih baik. 

Ada juga nada2 lain menyikapi saham2 grup bakrie yaitu jika menjelang Pemilu (Pilkada} saham2 tersebut akan ramai dan meningkat transaksinya lantas apa hubungannya ?? Silahkan dicerna dan dianalisa yang beginian haa..haaa. 

Untuk saham2 selain grup Bakrie menu dari saya tidak banyak perubahan saham2 piliha saya untuk trading atau investasi menengah yaitu ADRO, BEST, SIMP, ELSA, SMGR, NRCA, MCOR, SRIL. MBSS dan INKP (mungkin segera menuju area 6000)

Selamat beraktifitas dan semoga sukses, Amiin.

Salam

Hari Prabowo
Pengelola investa Grup
087700085334 (WA)


8 Jan 2018

Setelah melalui masa koreksi awal tahun kemarin IHSG mulai menunjukkan arah positif dengan ditutup akhir pekan 6353 dan kalau saya lihat dari berbagai aspek sepertinya IHSG masih akan lanjut pekan ini menuju 6400. Beberapa katalis antara rupiah yang stabil, cadangan devisa yang bertambah, suku bunga tidak ada rencana kenaikan, harga komoditas cenderung naik. 
Dari faktor eksternal juga nampak wajar dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan bahkan DOW dan bursa global maupun regional masih terus merambat naik.

Dari harga minyak yang saat ini sudah dilevel US $61, batu bara, nike, timah dan juga CPO  tentu akan mempegaruhi harga sahamnya di Bursa sehingga layak kalau beberapa saham pertambangan pekan kemarin menunjukkan arah menguat kembali dan ini masih ada ruang penguatan.
Untuk itu silahkan cermati disektor tambang ini terutama ELSA target 420, ADRO target 2100, PTBA target 2750, MBSS target 800 INDY target 3600, SIMP taget 560 MEDC taget 1020.

Disektor properti beberapa saham saya juga prediksikan mulai ada perbaikan terutama yang kuartal ketiga lalu menunjukkan kinerja yang bagus seperti BEST target 280 KIJA target 320 ASRI target 350 PWON 740. Untuk itu boleh juga saya kira saham2 tersebut dibuat alternatif trading atau bahkan untuk investasi jangka menengah.

Tentu masih ada saham2 lain yang menarik juga namun saya kali ini hanya bisa menjaikan beberapa saham tersebut karena tentu tidak memungkinkan saya bisa menjangkau semua saham. Silahkan masing2 juga menyeleksi sehingga jumlah komposisi jenis sahamnya ideal disesuaikan dengan kemampuan sendiri2.

Jangan lupa untuk mencermati setiap Laporan Keuangan Emiten akhir tahun 2017 karena sangat penting sebagai bahan kajian kita untuk menentukan target investasi kita. Biasanya ada "gaungnya" meski secara resmi belum diumumkan LK nya paling tidak besaran Labanya.

Tata kembali Portofolio masing2 mumpung awal tahun sehingga mudah menilai seeberapa besar hasil kita secara tengah tahunan atau akhir tahun nanti. Strategi trading atau investasi terserah saja karena itu tergantung kemampuan dan hobi masing2.

Buat para pemula yang ingin mendapatkan dasar2 trading / investasi di pasar modal silahkan gabung dalam pelatihan Investor pemula yang kami selenggarakan tgl.13 sd 15 Januari 2018 dengan materi Pengetahuan Investasi, Pengetahuan tentang  Saham, Right Issue, Waran, Operasional perdagangan melalui Online serta dilengkapi praktek langsung LIVE TRADING. Tempat pelatihan kantor Investa di Thamrin Square Semarang.
Silahkan daftar ke kami paling lambat tgl.10 januari 2018 karena tempat yang sangat terbatas (kontak 087700085334).

Yang ingin gabung di Grup WA INVESTA SENIOR atau INVESTA PREMIUM silahkan juga kontak kami.

Selamat beraktifitas semoga mendapatkan yang terbaik, amiin.

Salam

Hari Prabowo

Pengelola Investa Grup.
 087700085334

3 Jan 2018

Selamat pagi pembaca yang budiman dan para anggota Komunitas Investa grup.

Memasuki perdagangan pertama kemarin 2 Januari 2018 IHSG sangat atraktif sempat naik diatas 1% mencapai 6445 disesi satu tapi akhirnya ditutup minus 0,26% dilevel 6339. Saya menganggap ini koreksi sehat setelah pekan lalu mencapai record tertingginya 6355 didorong oleh kegiatan Window Dressing menutup akhir tahun 2017.

Secara umum tidak ada yang mengkhawatirkan karena koreksi yang sehat akan menjadi pijakan baru untuk kembali menguat pada saatnya. Hari ini kemungkinan IHSG juga kemungkinan akan bergerak di ring sempit antara 6300 sd 6350. Seperti biasa  ada saham2 yang akan menjadi "bintang" dan sebaliknya ada pula yang terseok dalam setiap perdagangan harian di Bursa.

Dengan mendasarkan pada kajian yang saya lakukan baik secara Fundamental, Teknikal maupun Bandarmologi saya melihat beberapa saham yang patut diperhatikan lantaran ada "sinyal" kuat yang akan mendorong harga untuk bergerak naik.

Adapun saham2 tersebut antara lain SIMP, Perusahaan milik grup Indofood ini (grup Salim) baru saja turun dikedalaman sampai menyentuh 458 tahun ini kemarin menunjukkan pembalikan arah sampai 488 sebelum ditutup 484.
Sepertinya dari pergerakkan kemarin harga saham ini potensi terus berlanjut menguat menembus level 500. Sekedar diketahui bahwa dalam tahun ini harganya pernah mencapai 690 tertingginya, sehinga harga 500 bukan sesuatu yang sulit untuk ditembus saya kira.

Secara Fundamental SIMP juga perusahaan yang sehat walaupun sempat terseok karena harga CPO yang sempat anjlok namun perusahaan ini tetap bisa tumbuh dan mencetak Laba yang moderat. Dengan PER 14x dan PBV 0,43x (BV 1133) OPM 11,74% DER 84% serta Current Ratio 122% cukup menarik untuk dibuat koleksi portofolio dengan target menengah Rp,600,- .
Jadi kalau masih bisa dapat harga dibawah 490 peluang gainnya masih cukup lumayan.

Saham KBLI juga boleh sebagai pengisi portofolio juga dengan EPS yang terus tumbuh 4 tahun terakhir PER 4,6x PBV 1x ROE 21,75% Current Ratio 205% sangat murah dengan potensi kenaikan harga menembus 500 secara moderat dan target optimis 600 tahun ini. Maka silahkan dengan harga dibawah 440 untuk dikoleksi dengan masa tunggu 3 bulan kedepan.

Saham lain yang hari ini juga ada potensi menguat dan layak untuk trading  yaitu SMGR, GJTL, MBSS, ADRO dan INDY. Nuansa January Effect bisa saja terjadi pada pekan kedua dan ketiga Januari ini setelah para Fund Manager kembali aktif melakukan transaksinya.

Manfaatkan setiap peluang dengan tetap mengikuti setiap informasi dan kondisi yang ada, bentuk psikologis kita dengan tetap tenang karena unsur psikologis justru sering menjadi kendala bagi para trader.

Sekedar info buat Investor Pemula yang ingin menambah pengetahuan kami LP3M INVESTA menjadwalkan Pelatihan Investor Pemula di Semarang tgl.13 sd 15 Januari 2018 dengan  materi Pengetahuan tentang SAHAM, RIGHT ISSUE, WARAN, DEVIDEN, Operasional Perdagangan melalui Online Trading dan juga praktek Live Trading. Bagi yang berminat silahkan mendaftar paling lambat tanggal 10 januari 2018 (maksimal dlm satu klas 15 Orang) dengan beaya Rp.1,5 juta termasuk maskan siang, snack, materi pelatihan dan sertifikat.

Kami Investa juga menyediakan grup WA INVESTA SENIOR dan INVESTA PREMIUM dengan para mentor yang berpengalaman silahkan semua pendaftaran melalui WA.087700085334 atau email investa.p3m@gmail.com

Selamat beraktifitas semoga mendapatkan yang terbaik, Amiin.

Salam

Hari Prabowo
Pengelola Investa grup.

29 Dec 2017

Para anggota Komunitas Investa grup dan para pembaca yang budiman,

Hari ini BEI akan menutup perdagangan terakhir th.2017 sebelum memasuki tahun 2018 pekan depan. Banyak fenomena menarik selama pekan ini terutama "dorongan" terhadap IHSG menuju 6300 dengan segala upaya tentunya oleh beberapa kekuatan maupun trik yang sulit dibuktikan siapa pelakunya.

Kemarin kita ketahui di akhir perdagangan IHSG ditutup 6314 atau naik 0,59% dan ini merupakan record tertinggi IHSG selama ini. Saya kira pada akhir perdagangan hari ini 29 Desember 2017 masih akan ada upaya mendorong IHSG lebih tinggi, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa diatas 6350.

Apalagi rencananya hari ini perdagangan akan disaksikan oleh Presiden RI Bp.Joko Widodo, tentu ada efek psikologi dari pelaku pasar untuk menunjukkan prestasinya termasuk Manajemen BEI sendiri. 

Wajar saya kira manajemen BEI berbangga bisa mencapai record tertinggi selama kepemimpinannya.
Namun demikian apakah para investor juga mencapai puncak prestasinya tahun ini?? bagi investor yang terpenting adalah hasil investasinya. Jadi apakah IHSG akan mencapai angka tertinggi atau tidak sebenarnya bagi investor tidak terlalu penting. 

Baiklah, apapun kita sebagai bagian pelaku pasar tentu ikut meyambut perdagangan akhir tahun hari ini dengan senang, semoga semua berjalan lancar dan mempunyai hikmah bersama untuk kemajuan Pasar Modal kita kedepan. Yang sudah bagus kita teruskan dan yang kurang kita perbaiki.

Sekedar berbagi pengalaman,  tidak ada salahnya kita memanfaatkan fenomena Window Dressing ini dengan sebaik-baiknya. Caranya adalah kita "memasang order jual" pada saat pra penutupan  dengan harapan biasanya justru detik2 terakhir inilah para bandar menarik tinggi2 harga sahamnya yang menjadi target masing2. Yang penting bagi mereka pada saat tutup tahun ini harga sahamnya naik tinggi karena angka ini akan menjadi angka pelaporan bagi mereka.

Kemarin dalam ulasan saya di grup Komunitas Investa sudah saya sampaikan bahwa beberapa saham Blue Chip pendukung IHSG akan menjadi ujung tombaknya seperti BRI, BBCA, BBNI, UNVR, HMSP, TLKM, ASII, GGRM, SMGR, BDMN, INTP, BMRI termasuk saham2 BUMN yang telah listing di Bursa.

Selain itu juga perhatikan saham2 lapis dua dan tiga yang tidak terlalu likuid tetapi punya fundamental yang bagus karena sanga mungkin juga dilakukan Window Dressing juga pada detik2 terakhir. Perhatikan saham2 NRCA, BVIC, INKP, DGIK, ELSA, TRAM, JPFA,CPIN.

Namun satu hal yang juga perlu diperhatikan adalah ketika IHSG mencapai recordnya biasanya akan diikuti koreksi dulu, apalagi kenaikannya dari Window Dressing kemungkinan perdagangan berikutnya alan kembali ke fundamentalnya.

Pada kesempatan ini saya sebagai pengelola Komunitas Investa grup menyampaikan SELAMAT TAHUN BARU 2018 semoga kebersamaan kita akan membawa manfaat sebagai investor.

Salam,
Hari Prabowo
Pengelola Investa grup.
WA.08770005334.

11 Dec 2017

Sehubungan dengan banyaknya pertanyaan khususnya dari anggota Komunitas Investa  mengenaik HMETD  (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) atau Right Issue maka bersama ini kami sajikan penjelasan saya berkaitan dengan hal tersebut sbb:

1. HMETD adalah suatu Hak yang diberikan oleh emiten kepada para pemegeng saham yang tercatat memiliki SAHAM sampai dengan tanggal CUM (batas saham tersebut memiliki HMETD), dimana  pemegeng saham bisa membeli saham dalam jumlah tertentu, harga tertentu dan jangka waktu tertentu.

2. Yang diberikan itu merupakan Hak saja sehingga pemegang nya boleh menggunakan atau tidak menggunakan haknya tersebut.

3. Sebagai contoh adalah TRAM yang memberikan HMETD kepada pemegang saham dengan CUM tgl.8 Desember 2017 dengan ratio 10 : 41  (artinya jika pemegang saham mempunyai 10 saham diberi HAK membeli 41 saham baru) dengan Harga Rp.150,- per saham mulai tgl15 Desember dengan batas terakhir tgl.21 Desember 2017.

4. Dengan demikian maka bisa dihitung HARGA TEORITIS saham TRAM adalah (10 x 156) + (41 x 150) dibagi 51 = Rp.151 per sahamnya pada tgl.11 Desember 2017.

5. Pemegang saham punya pilihan untuk menggunakan HAK nya atau tidak menggunakan. Jika TIDAK menggunakan hak nya maka hak tersebut dapat DIJUAL kepada pihak lain mulai tgl.15 sd 21 Desember 2017.

6. Jika anda sebelumnya TIDAK punya HMETD maka anda juga bisa MEMBELI HMETD pada tgl.15 sd 21 Desember 2017 tersebut dimana nantinya anda juga bisa ikut membeli Saham baru TRAM tersebut karena sudah mempunyai HMETD.

7. Apabila anda membeli 12 saham dari HMETD (sebaiknya kalau membeli HMETD kelipatan 12 lot) anda akan diberikan 1 (satu) WARAN dimana dengan mempunyai WARAN ini pemegang saham punya HAK untuk membeli saham baru lagi seharga Rp.155 per sahamnya sampai dengan 16 Desember 2020 (waktunya lebih panjang).

8. Apa KEUNTUNGAN dan KERUGIAN mempunyai HMETD  ?
Bila anda mempunyai HMETD maka anda sudah dipatok harga Rp.150 per saham, sehingga bila harga saham TRAM naik daitas 150 anda akan untung karena anda hanya membeli dengan harga tetap 150. namun jika harga saham TRAM  turun dibawah 150 anda sebaliknya akan mengalami potensi kerugian.

9. Demikian pula untuk pemilik WARAN maka pedomannya apakan harga naik diatas 155 atau turun 155 per saham sampai besuk tgl.16 Desember 2020. Anda bisa menggunakan hak WARAN jika harga diatas 155 tentunya karena kalau dibawah 155 anda akan rugi.

Saran saya anda sebagai investor saham bisa mencoba untuk membeli HMETD atau WARAN dengan jumlah kecil agar bisa merasakan dan memahami tentang HMETD dan WARAN ini.
Kode HMETD TRAM yaitu TRAM.R dan WARAN kode WARAN.W. dan perlu diketahui bahwa HMETD adanya perdagangan di sesi satu saja dan sesi dua anda langsung membayar, Inilah yang dinamakan Pasar TUNAI.

Selamat mencoba dan semoga penjelasan saya bisa bermanfaat.

Bagi yang ingin bergabung di grup Kominitas INVESTA SENIOR atau INVESTA PREMIUM bisa kontak saya di wa.087700085334.

Salam

Hari Prabowo

Pengelola Komunitas Investa

4 Dec 2017



Investa adalah lembaga konsultasi pasar modal serta wadah komunitas pasar modal yang telah berdiri sejak 2002 dan didirikan oleh Bapak Hari Prabowo. Beliau merupakan praktisi pasar modal yang telah memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun berkarir dan berkecimpung di dunia pasar modal.
Awalnya, Investa merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan pasar modal (LP3M) yang bertujuan untuk menghasilkan profesional-profesional pasar modal Indonesia yang handal serta tersertifikasi. Seiring waktu, Investa telah berkembang menjadi institusi yang secara aktif hingga detik ini berkontribusi terhadap pengembangan pasar modal Indonesia melalui layanan konsultansi dan edukasi yang diberikan untuk berbagai pihak seperti:

1. Regulator dan institusi pemerintah;
2. Lembaga pendidikan (universitas, sekolah tinggi, dll);
3. Perusahaan publik serta perusahaan non-publik;
4. Partner lembaga sertifikasi profesi pasar modal (Panitia Standar Profesi dan TICMI);
5. Investor Institusi
6. Investor Individu
7. Masyarakat

Kini, Investa berkomitmen untuk menjadi lembaga edukasi pasar modal yang secara aktif dan terus-menerus memberikan pengetahuan pasar bagi anggotanya melalui media blog, mailing list, dan grup media sosial (Whatsapp, Telegram).

Bagi anda yang ingin bergabung dengan komunitas online Investa via aplikasi TELEGRAM, silahkan isi data di link ini.

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdIhbkoHI4H10yOsa_rLQHmR-DRXT4fkN7ESYN6PsF8bype3Q/viewform?usp=sf_link


Para Pembaca dan anggota Komuniras Investa yang budiman,

Selagi saya melakukan pelatihan privat d Jakarta tgl.30 Nopember kemarin dengan LIVE TRADING serentak pada heran ketika IHSG ditutup turun tajam 1,8% di posisi 5952 sekaligus menembus bawah 6000 sebagai indek psikologi. Tentu tidak ada yang menyangka kala IHSG akan turun sebesar itu karena sebelumnya cuma minus 0,3% sd -.4% sepanjang hari itu. Penurunan tajam terjadi pada periode Pra Penutupan sehingga saya kira tidak banyak yang memprediksikan.

Setelah informasi sana sini baru tau kalau penyebabnya adalah karena MSCI melakukan Rebalancing (penataan komposisi porto) pada MSCI Indonesia index, dimana yang semula terdiri 30 jenis saham menjadi 31 jenis karena masukkan saham HMSP setelah melakukan right issue dengan bobot 3,25% sehingga hal ini mengurangi bobot saham yang lain.

Seperti biasa MSCI mengadakan Rebalancing atas MSCI Indonesia Inex setiap bulan Mei dan Nopember disesuaikan dengan spesifikasi yang ditetapkan MSCI tentunya. MSCI ini memang sering digunakan oleh bberapa institusi besar untuk acuan dalam meramu portofolionya, sehingga wajar kalau naik turunnya saham2 tertentu menyesuaikan komposisi MSCI Indonesia index.

Nah kemarin bisa kita lihat Broker2 asing serentak menjual beberapa saham Blue Chip yang bobotnya diturunkan oleh MSCI sehingga turunlah IHSG sore kemarin. Hal yang bisa kita catat adalah bahwa penjualan tersebut dilakaukan pada periode Pra Penutupan jam 13.50 sd 16.00 sehingga tidak banyak diketahui publik para investor lokal karena pada periode itu tidak nampak dimonitor secara live.

Begitu pula demikian kompak Broker2 asing tersebut bersama2 melakukan penjualnannya, apakah para broker asing tersebut janjian satu sama lain? atau sebenarnya itu para  manajer investasinya yang memang membuka rekening diberbagai broker asing??.

Pembelajaran dari situasi tersebut saya menyimpulkan bahwa Investor asing masih dominan di bursa kita dengan menguasai saham2 BC yang mempunyai bobot tinggi terhadap IHSG, selain itu investor asing mempunyai acuan yang sangat disiplin terhadap MSCI. Mereka juga "kompak" sesama investor asing.

Nah apakah penurunan IHSG masih akan berlanjut?? saya pribadi memprediksi IHSG akan kembali normal bahkan saya akan mulai ambil peluang dengan berbelanja secara bertahap memanfaatkan diskon atas penurunan saham2 BlueChip seperti BBRI, BBNI, BBTN, SMGR, PTBA. CPIN. Sedangkan saham2 lain seperti JPFA, META, BJTM, ADRO, INCO, ELSA, KBLI, NRCA juga menarik saya.

Sekaligus untuk mengantisipasi masa2 Window Dressing yang biasa terjadi pada bulan Desember dimana para Manajer Investasi memoles portofolionya masing2. Jadi ini justru peluang yang bisa kita manfaatkan sebagai saat belanja.

Prediksi saya IHSG akan kembali pulih diatas 6000 pada pekan ini sekaligus berusaha mencapai target 6100 sd 6200 sampai akhir Desember ini.

Sebagai informasi bahwa kami Komunitas Investa telah membentuk Grup baru di aplikasi TELEGRAM untuk yang free member sedangkan yang  ingin mendapatkan pelayanan lebih bisa gabung di INVESTA SENIOR atau INVESTA PREMIUM dengan hanya Iuran Rp.100 ribu perbulan bagi member.
Yang berminat bisa daftar di WA 087700085334.

Salam,
Hari Prabowo
Pengelola INVESTA
email. investa.p3m@gmail.com

23 Nov 2017

Para pembaca dan para anggota  Grup Investa yang budiman,

Seperti prediksi saya bahwa IHSG akan positif kemarin, dan akhirnya IHSG ditutup plus 0,63% diposisi 6069. Apakah hari ini IHSG masih akan lanjut naik? kembali analisa menyimpulkan bahwa IHSG hari ini masih akan naik dikisaran 6075 sd 6090 bahkan tidak menutup kemungkinan di posisi 6100.

Dukungan harga komoditas dunia semalam terutama minyak mentah WTI naik 1,65% demikian pula timah, batubara dan nikel. Hal ini akan menjadi katalis saham2 pertambangan akan semakin moncer. 
Perhatikan saham2 ADRO, MEDC, ELSA, INCO, MBSS dan BUMI saya kira akan menjadi pemain aktif di bursa hari ini sehingga menarik untuk dibuat trading harian maupun invest menengah.

Asing kemarin juga sudah mulai agresif melakukan pembelian untuk beberapa saham, dan seperti sring saya sampaikan dalam ulasan saya setiap aksi akumulasi asing akan berlangsung beberapa hari sebelum hold dan take profit pada saatnya.Saya lihat asing cukup banyak mengumpulkan saham ADRO kemarin.

Saham lain yang saya perhatikan antara lain BJTM, KBLI, MCOR, SRIL ini juga fase akumulasi sebelum melakukan agresif memborong. Dari strategi ala Bandarmologi itu ada fase akumulasi, pembelian secara agresif, hold dan distribusi. Nah kita bisa mulai ikut  "menumpang" ketika pada fase akumulasi ini sehingga masih bisa berharap mendapatkan peluang cuan saat distribusi atau menjelang distribusi.

Pada kesempatan ini kami INVESTA menyampaikan terima kasih atas atensi para peserta PELATIHAN INVESTOR tgl.17 sd 19 Nopember kemarin di Hotel ARYADUTA Jakarta. Kapasitas ruangan sampai full sehingga kami harus menambah beberapa kursi tambahan.
Semoga materi yang kami berikan tentang FUNDAMENTAL, TEKNIKAL dan BANDARMOLOGI dapat menambah pengetahuan para peserta dan juga member grup Investa SENIOR dan Investa PREMIUM.

Kami Investa juga siap menerima "panggilan" untuk pelatihan secara PRIVATE untuk Instansi2 dan grup2 kecil dengan materi sesuai permintaan.

Kami juga membuka Grup WA baru yaitu INVESTA PREMIUM dan INVESTA SENIOR bagi yang ber IURAN dan bagi berminat gabung silahkan kontak kami di WA 087700085334  (syarat dan ketentuan yang berlaku).

Selamat beraktifitas semoga mendapatkan hasil terbaik, amiin.

Salam,
Hari Prabowo 
pengelola LP3M INVESTA

20 Nov 2017


Dokumentasi Pelatihan Investor Saham di Hotel Arya Duta, Semanggi - Jakarta, Tanggal 17,18,19 November 2017

JADWAL & MATERI

Jumat tgl.17 Nop 2017
Jam 8.30 sd 16.30
LIVE TRADING
Mentor: Hari Prabowo

Sabtu, 18 Nop 2017
Jam 8.30 sd 12.00
Dasar2 Fundamental Analisis
Mentor: Hari Prabowo / Kristian
Jam 13.00 sd 17.00
Dasar2 TEKNIKAL ANALISIS
Mentor: Keneisha.

Minggu, 19 Nop 2017
Jam 8.30 sd 12.00
Bandarmologi
Mentor: Hari Prabowo
Jam 13.00 sd 16.30
Teknikal Analisis lanjutan
Mentor: Keneisha.

Daftar peserta pelatihan Investor saham di Hotel AryaDuta semanggi, Jakarta

1. Suharyo, Smg (18 & 19)
2. Roland, Jkt (18 & 19)
3. Fifi, Jkt (full 3 hari)
4. Arifin, Pekalongan (full 3 hari)
5. Edward, jktb (18 & 19)
6. Neyla, jkt (18 & 19)
7. Sinta, perth (full 3 hari)
8. Bronto, jkt (18 & 19)
9. Th. Sihombing, jkt (18 & 19)
10. Sutopo,Bni sekuritas, jkt (18 & 19)
11. Eva, Bni sekuritas, jkt (18 & 19)
12. Andrew,  jkt (18 & 19)
13. Marsinta, jkt (18 & 19)
14. Ira Tobing, jkt (19)
15. Heri Suroso, Pemalang (3 hari)
16. Aprison, Padang (3 hari)
17. Gustav, Jkt (3 hari)
18. Moniq, Jkt (19)
19. Lucie Desiantari, jkt (19)
20. Sutarto (Henricus) (full 3 hari)
21. Euis Nurlela
 ( Henricus) (3 hari)
22. GA. Dewanda (Henricus) (18 & 19)
23. Henricus (3 hari)
24. Deddy, jkt ( 17 )
25. Kukuh, Tangerang (3 hari))
26. Haniawan, pknbaru ( 17 & 19)
27. Pinggala, Cileungsi (18 & 19)
28. Putri, Sby (18 & 19)
29. Halomoan, jkt  (18)
30. Imelda, jkt ( 18 & 19)
31. Calvin, Jkt (18 &19)
32. Sunu Paskayati (3 hari)
33. Idris, Jkt (19)
34. Tymotius Chandra (18 & 19)
35. MIrza Koeshardiandi, sby (3 hari)
36. Gauri / Gustav (3 hari)
37. Nila Kurniasari, sby (3 hari)
38. Hamdi Muchlis, Padang (3 hari)
39. Heri.T, jkt (19)

Anda paling tertarik pada artikel apa ?

Flag Counter
Powered by Blogger.

.

.

.