30 Jan 2014

Setelah kemarin IHSG kembali naik bahkan melebih 4400 (close 4417), kini muncul berita negatif yaitu FED kembali melakukan pengurangan stimulus (tapering) yang semula $75 M turun $10 M menjadi $65 M. 
DOW sendiri langsung turun 1,1%, EIDO turun 0,53%. Dalam kondisi seperti ini mampukah IHSG bertahan ??
Kondisi2 inilah yang menjadikan kita tidak bisa invest jangka panjang sementara ini, karena perubahan situasi baik ekternal maupun internal yang relatif cepat. Jadi trading dengan target tertentu mungkin lebih baik.
Jarang yang memprediksi kalau tiba2 FED kembali menurunkan stimulusnya menjadi $65 M, sehingga kebijakan ini bisa mengubah kondisi pasar keuangan termasuk IHSG.
Walaupun kemarin sinyalnya cukup bagus karena naik 1,7 dan rupiah menguat lumayan tajam 12.154 tetapi dengan berita semalam dari FED rasanya berat IHSG bisa bertahan diatas 4400.
Moga2 saja ada "sesuatu" yang mungkin bisa memberikan kekuatan terhadap IHSG sehingga mampu mempertahankan diri agar tidak turun terlalu dalam
Sebaiknya tetap berhati2 dan tidak panik supaya bisa berpikir rasional untuk menentukan pilihan masing2, karena kita butuh kecermatan.
Apalagi fenonemanya saat ini masih dengan model perpindahan saham satu dengan yang lain antara yang naik dan turun, termasuk saham BC.

Dari internal pekan depan ada pengumuman inflasi, neraca perdagangan dan akan dilanjut cadangan devisa, mari kita cermat karena kondisi fundamental ekonomi tersebut akan sangat mempengaruhi kondisi bursa kita kedepan.
Saham2 yang saya sampaikan kemarin (29 Jan) masih layak untuk trading, artinya buy kalau sedang turun dan sell jika telah memenuhi target gain yang diinginkan. 
Semoga sukses.
salam, investa

29 Jan 2014

Tekanan asing dengan net sell 683M kemarin ternyata diimbangi oleh investor lokal yang akumulasi beberapa saham beberapa sektor terutama properti / konstruksi, mampu membawa IHSG ke jalur hijau +0,4% (4341).
Bila saja investor lokal bertambah kuat pasar kita tentu akan menjadi lebih baik dan tidak selalu bergantung asing, selama ini investor asing masih dominan di bursa kita sehingga lebih banyak pegang kendali terhadap pergerakkan IHSG maupun saham2 tertentu.
Melihat pertahanan IHSG kemarin serta bursa global semalam yang berakhir naik, termasuk DOW + 0,57%. dan EIDO +.1,62%.  IHSG cenderung masih bisa naik.
Namun karena Rupiah kembali melemah 12.267 maka ini bisa menghambat laju IHSG, sehingga kemungkinan IHSG ada di 4330 -  4400.
Saham properti PTPP, ADHI, WIKA, ASRI, SMRA, KAEF, UNVR, LSIP, SMGR silahkan buat alternatif trading dengan harga penutupan kemarin masih punya potensi meraih gain.
Sektor pertambangan masih kondisi bearish, selain harga komoditasnya yang masih rendah juga berbagai aturan yg baru sehingga sementara cukup cermati dulu.
Trading Jangka pendek masih jadi pilihan kalau target gain sudah tercapai mengingat minggu depan ada pengumuman inflasi yang dikhawatirkan bisa 1%, kalau itu yang terjadi dan rupiah tetap lemah, menjadi kurang nyaman buat bursa.
Selain itu kita berharap akan terjadi surplus perdagangan lagi serta cadangan devisa bisa kembali diaatas $ 100 M agar bursa kembali bergairah.
Selamat trading semoga dapat rejeki semua....
salam, investa

27 Jan 2014

Kalau Jum'at pagi kemarin saya mengingatkan kemungkinan IHSG koreksi, maka untuk awal pekan ini selayaknya kita pasang sabuk pengaman lebih kencang karena kemungkinan akan menghadapi areal penurunan yang bisa lebih curam. 
Melihat DOW yang turun hampir 2% dan EIDO yg minus nyaris 4%, bisa membikin hati harap2 cemas juga (ini sih bukan ngeri2 sedap lagi).
Seberapa mampukah IHSG mempertahankan diri nanti? kalau melihat tekanan Jum'at ditambah kondisi Bursa global yang rontok rasanya berat IHSG untuk tidak merah awal pekan ini.
Memang sebagai satu konsekuensi dalam investasi keuangan bahwa kondisi eksternal tidak bisa diabaikan, kita tidak bisa mengandalkan FA atau TA saja karena faktor lain masih bisa mempengaruhi baik IHSG maupun harga saham. 
Buat yang posisinya lebih banyak di cash punya kesempatan untuk berjaga2 nampung harga bawah, sekaligus cari saham dan saat yang tepat.
Saham2 BC memang paling rawan hari ini terjadi koreksi kalau melihat EIDO turun tajam, sebaiknya cermati dulu seberapa koreksi nanti akan terjadi, bagaimana posisi asing apakah ikut menekan atau mencoba mempertahankan IHSG. 
Cobalah tetap tenang dan tidak panik karena kondisi2 semacam ini sudah sering kita alami. Kepanikkan hanya akan memperparah kondisi masing2.
Semoga yang terjadi tidak seseram penurunan EIDO, pasar kadang punya keinginan yang berbeda, maklum banyak faktor yang saling mempengaruhi.
Tetap sabar, tenang dan disiplin.
salam, investa

24 Jan 2014

Kalau  kemarin IHSG mampu kembali naik 0,41% (4496) dengan dukungan investor asing yg net buy 591M, maka hari ini nampaknya IHSG akan dapat Ujian berat karena Dow turun 1% dan EIDO juga turun 1,87%.
Walaupun semua tidak bersifat mutlak tetapi hati2 itu perlu, karena baik IHSG maupun harga saham tidak akan naik atau turun secara garis lurus.

Harga minyak kembali naik dilevel $97, Gold  juga naik dilevel $1264 rupiah juga kembali melemah 12.173 terhadap US $.maka kurangi muatan di saham yg punya pengaruh negatif terhadap $. 
Kemarin saham ANTM dan TINS dihajar sampai turun lumayan dalam, saya khawatir jangan2 Laporan Keuangan 2013 jeblok. Sebaliknya BBRI yang LK nya Ciamik langsung melesat.
Maka mari kita cermati setiap LK Emiten yang segera dirilis, karena itu amat penting bagi para trader.

Saham ASRI dengan rencana Obligasi Globalnya bisa dipertimbangkan juga
Demikian pula SMRA nampaknya untuk 2 saham properti ini juga bisa dipertimbangkan, apalagi kalau hari ini ada koreksi harga.
Rencana BEI mengeluarkan peraturan jumlah saham bagi masing2 emiten layak didukung agar saham tidak tidur melulu karena jumlahnya sedikit.
Nampaknya beberapa emiten sudah mulai bereaksi, lihat saja saham2 kecil yg semula tidak likuid mulai aktif seperti FORU, ABBA, KBLI, SDPC, INPC, SIPD, POLY, INDX
Nah, silahkan buat traders yang hoby koleksi saham kecil, tapi harus waspada jangan terjebak seperti KARK.
Semoga mendapatkan terbaik....
salam, investa
pin 2b7DD5EE
Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pasar Modal (LP3M) INVESTA kembali membuka kesempatan bagi yang ingin berkarir di bidang Profesi Pasar Modal untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan dalam rangka mengikuti  Ujian Profesi ke 67 yang diselenggarakan oleh Panitia Standar Profesi Pasar Modal.
Pendidikan meliputi Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) dan Wakil Manajer Investasi (WMI) yang mulai dilaksanakan tgl.22 Januari 2014 untuk kelas Reguler dan Kelas Weekend setiap Sabtu dimulai tgl.01 Februari 2014.
Selain itu Diklat tersebut juga bisa diikuti oleh masyarakat yang ingin menjadi investor dalam bentuk surat berharga seperti Saham, Obligasi dan Reksa Dana.
Materi yang diberikan antara lain Pengetahuan dasar dan Peraturan dibidang Pasar Modal, Pengetahuan berbagai Efek, Perdagangan Efek, Kode Etik, Laporan Keuangan Perusahaan dan  Analisa Investasi.
Instruktur dari para praktisi yang sudah berpengalaman dan telah bersertifikasi Profesi  Pasar Modal.
Peserta yang lulus Ujian dan ingin berkarir di Perusahaan sekuritas akan direkomendasikan keberbagai Perusahaan Sekuritas yang saat ini banyak membutuhkan tenaga-tenaga tersebut.
Sedangkan untuk para investor pemula akan diberikan tambahan mengenai Analisa Fundamental, Tehnikal Analisis dan Makro Ekonomi. 

Diklat diselenggarakan di Kantor LP3M INVESTA, Gedung BNI Securities Lt.III, Thamrin Square B.5 Jl.Thamrin Semarang.
Penjelasan lebih lanjut mengenai pendaftaran bisa menghubungi sekretariat LP3M INVESTA tlp.024.3566418, 3582729, 087832826865, 08122890636.

Semarang, 12 Januari 2014


Hari Prabowo
Ketua LP3M INVESTA

23 Jan 2014

Bolak balik di zone merah dan hijau akhirnya IHSG bisa mendarat di jalur hijau kemarin +  0,5% (4477) dan investor asing net buy 373M. Kalau dihitung2 sudah 4 hari IHSG naiknya, akankah kena jurus 4 ? Belum tentu juga, karena kalau melihat transaksi kemarin sepertinya IHSG masih menguat.
Nengok EIDO semalam juga naik 2,69% walau DOW turun 0,25%, itu juga menandakan saham2 komponen EIDO yang rata2 BC dan LQ45 banyak diminati semalam http://finance.yahoo.com/q/hl?s=EIDO+Holdings .

Harga minyak dunia juga naik cukup tinggi di $ 96,73, akankah saham2 berbasis minyak, gas  dan batubara bereaksi positif? tidak ada salahnya dicermati setelah properti kemarin lagi ambil napas.
Saham KKGI, PTRO, PGAS, ADRO, INDY, HRUM bisa jadi pilihan trading pendek atau menengah, silahkan dengan target masing2.
Lantas apakah properti akan istirahat lama? mungkin butuh waktu gak lama, malah ini kesempatan untuk mulai jaga2 untuk kembali masuk pada harga yang cocok.

Hal yang mungkin agak mengkhawatirkan adalah nilai Rupiah kemarin melemah lagi (12.149), moga2 tidak sampai menembus 12.200 lagi, kalau sampai kembali diatas 12.200 terus terang bisa menjadikan situasi akan kembali tidak nyaman.
Apapun kita memang tetap harus hati2 karena situasi bisa cepat berubah, semoga kita dapat rejeki semua, amin.

salam, investa
pin 2bDD5EE.

22 Jan 2014

Tertarik dengan pameo salah satu Politikus kita dengan kata-kata "Ngeri-ngeri Sedaap.." itulah barangkali kondisi beberapa saham tertentu saat ini.
Masih mengulas menu saham yang kemarin (lihat ulasan tgl.20 dan 21), dimana 3 saham yang tertinggal ERAA, MLPL dan AISA akhirnya benar-benar mengejar naik juga, syukurlah jadi dari 12 saham akhirnya bisa naik semua. Mungkin ini hanya kebetulan saja...he..hee. Namanya juga cuma prediksi, bisa salah bisa juga benar kan...

Semakin lama kita trading tentunya kita terbiasa dengan Karakter saham2 tertentu, misalnya kalau ADES naik maka ULTJ ngikut, walaupun tidak ada hubungan afiliasi. Contoh lain ada saham yang lelet naiknya, tapi begitu naik langsung loncat, ada pula saham yang naiknya susah tapi turunnya juga susah demikian pula ada saham yang lentur cepat reaktif bergerak naik maupun turunnya.
Coba perhatikan dan kenali karakter saham2 tersebut siapa tau bisa membantu trading kita. Ibarat pedagang wajar kalau kita mesti mengenal betul barang dagangan yang kita perdagangkan.
Dengan mengenal jenis dan karakter saham2 maka diharapkan akan lebih membantu investor dalam memilih dan menentukan jenis saham dan saat membeli dan menjualnya. Ini cara atau jurus lain yang mungkin bisa digunakan dalam trading selain Fundamental Analisis (FA) dan Tehnikal Analisis (TA).

Selain menu yang sudah saya tulis tgl.20 Jan, dari perdagangan kemarin saya melihat KIJA, PWON, BKSL yang merupakan saham properti nampaknya masih akan berlanjut laju kenaikannya. Silahkan buat pilihan trading kalau anda merasa mantabz.
Hari ini saya kira perlu mulai hati2 karena kenaikan IHSG yang beruntun dalam 3 hari, jika hari ini kembali bisa naik maka untuk besuk itu super hati2 karena berpotensi koreksi, walau koreksi itu bagian dari perdagangan di bursa jadi yang penting bagaimana kita menyikapinya.

Tapi dengan fenomena peralihan saham yang naik maupun turun malah cukup membantu trader dalam mengatur portofolionya, dan silahkan menyesuaikan kondisi yang ada. Sambil merasakan "NGERI-NGERI SEDAAAP.."

Salam, investa
pin 2b7DD5EE
www.investa.p3m@gmail.com

21 Jan 2014

IHSG kemarin anomali terhadap Bursa HSI dan NIKKEI dimana berani naik sendiri ketika rata2 Bursa Asia turun. Walau sempat melemah diawal tapi berakhir dengan cukup manis plus 0,44% (4431) asing juga net buy kembali.
"Menu pagi" yang saya sajikan kemarin dari 12 saham ada 8 saham yang naik, 1 tetap dan 3 saham yang masih mengalami penurunan.
Siapa tau dari 3 yang masih turun bisa mengejar ketinggalannya pekan ini yaitu ERAA, MLPL dan AISA, karena itu juga perusahaan cukup bagus.

Untuk UNVR dengan menembus 28000 potensi menuju 30000 menjadi  terbuka, jadi silahkan cermati, demikian KAEF, SMRA dan ASRI masih berpotensi melanjutkan penguatannya. Kalau ADHI, PTPP dan WIKA mungkin ambil napas sejenak karena kenaikan yang sudah dilakukan beberapa hari.
Kemarin PGAS ditengah polemik tentang jadi tidaknya diakuisisi Pertamina melonjak cukup telak, lumayan buat yang punya simpenan lama masih jualan di 4700 kemarin. Saham ini juga bagus untuk hold dengan target menengah 5000.
ANTM kalau bisa melampaui 1050 target selanjutnya 1150 untuk jangka menengah, kendalanya saham ini terganjal peraturan baru mengenai ekspor bahan mentah mineral itu, tapi menajemen sepertinya telah menyiapkan solusinya.
Buat nasabah BNI Securities Semarang atau teman2 yang berminat ikut pelatihan (bersamaan dengan peserta pelatihan Profesi Wakil Perantara Pedagang Efek / WPPE) silahkan mendaftar karena Pelatihan akan kami mulai besuk tgl. 25 Januari setiap Sabtu selama 5 kali).
Tidak menutup kemungkinan putera/puterinya atau keluarga yang ingin berkarir di Pasar Modal silahkan gabung di pelatihan tersebut. Kami sudah ada beberapa Perusahaan sekuritas yang siap menampung Lulusan Profesi ini.
Saya beritahukan juga jika para pembaca baik dari nasabah BNI Securities Semarang maupun komunitas investa tidak terima ulasan via email (karena saya tidak sempat mengirin) silahkan langsung buka blog saja investalpppm.blogspot.com. Saya berusaha menyajikan apa yang saya bisa untuk sharing bersama.

Saya juga ikut prihatin dengan Saudara2 kita yang kebanjiran moga2 bencana ini segera berakhir, dan mari kita juga selalu mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa agar dijauhkan dari segala bencana, Amin.
salam, investa
Pin.2b7DD5EE

19 Jan 2014

Secara kumulatif sepekan lalu IHSG menguat walau dua hari terakhir di zone merah. Saya berpendapat ini koreksi biasa dan sehat, sepanjang IHSG tidak jebol dibawah 4400 kemungkinan IHSG untuk kembali terangkat keatas sangat terbuka.Namun demikian saya perkirakan kalau IHSG juga masih berfluktuatif dengan batas atas sementara ini di 4600.
Saya mengukur kenaikan IHSG dari  angka 4274 akhir Desember lalu, demikian pula untuk saham-saham penopang IHSG (utamanya saham BC) saya juga melihat kenaikan harganya dari harga akhir tahun lalu.
Sehingga bisa didapatkan perkiraan harga yang ideal untuk beli dan jualnya, sambil menunggu Laporan Keuangan akhir Desember 2013 yang kita harapkan segera dipublikasikan untuk dasar perhitungan secara Fundamental setiap saham.

Kecenderungan IHSG akan tetap menguat didasarkan pada faktor fundamental ekonomi kita yang pada fase penyembuhan dan sudah nampak hasilnya sedikit membaik. Biar sedikit asal konsisten akan lebih bagus seperti penguatan rupiah, cadangan devisa, surplus perdagangan.
Penilaian yang lebih baik nanti kalau saja BI sudah mulai menurunkan BI Rate nya itu salah satu tandanya kondisi fundamental ekonomi kita semakin baik sehingga baru bisa memprediksikan IHSG lebih lanjut.

Untuk pekan ini masih bisa trading di saham ASRI, SMRA, ERAA, WIKA, ADHI, PTPP, PGAS, ANTM (buy kalau1000), UNVR (buy kalau 27000), KAEF (buy kalau 700), MLPL.AISA.

Alternatif untuk trading selain dengan TA adalah gunakan target beli dan jual secara disiplin misalnya + 3% sell,  tentu pilihan sahamnya lebih utama. Apalagi sekarang lagi musim pergantian saham2 yang naik dan turun.

Laporan Keuangan Desember 2013 yang dipublikasikan lebih awal biasanya selain Perbankan juga saham2 BC seperti TLKM yang disiplin lebih awal. Mari kita tunggu Lap Keuangan untuk membuat Fundamental Analisis masing2 saham.

salam, investa

17 Jan 2014

Setelah 4 hari berturut2 IHSG naik kemarin akhirnya terkoreksi, kebetulan saja apakah kena jurus 4 juga ya? Tapi ini koreksi sehat memang karena faktor profit taking membayangi setiap kenaikan pada level yang dianggap terlalu tinggi.
Namun kalau kita cermat dan berjiwa trader sebenarnya bisa menangkap peluang yang ada, karena tidak semua saham turun, ada beberapa saham yang naik ketika IHSG turun. Kemarin ANTM, TINS, PTPP, AISA, LSIP, BBCA  juga naik walaupun IHSG turun. Sehingga bagusnya terjadi pergantian dari saham satu ke saham yang lain.
Fenomena itu juga harus diperhatikan, ternyata saat ini tidak semua Bank turun misalnya, misalnya BBRI, BMRI  dan BBNI yang semula naik kemarin turun tetapi BBCA tetap naik, atau tidak semua tambang turun misalnya INCO yang semula naik kemarin turun digantikan ANTM dan TINS yang naik.

Intinya memang harus kreatif, cermat, sabar dan disiplin barang kali begitulah modal lain seorang trader selain modal uang tentunya. Ini sekaligus membuktikan bahwa pasar saham ini bukan gambling tetapi investasi yang menuntut kita aktif. Soal resiko rasanya setiap usaha itu selalu mengandung resiko., untuk itu marilah kita perkecil resiko dan maksimalkan hasilnya.

Bagaimana hari ini? tentu perlu hati2, apakah masih ada koreksi lanjutan atau berbalik naik lagi. Sebagai pembanding bahwa DOW dan bursa Eropa turun, yang agak serius EIDO yaitu ETF berbasis saham2 perusahaan Indonesia yang diperdagangkan di AS semalam turun 2%. Rupiah kemarin juga kembali melemah 12.117 dan asing tetap net buy 274M.

Jadi  hari ini perhatikan apakah Rupiah menguat atau melemah, posisi asing, serta pergerakan saham2 Bank besar baru silahkan mengambil sikap mau jualan atau nambah muatan.
Sekedar pandangan bukan perintah lho he..hee supaya tidak kena marah, hari ini saya cermati ANTM, TINS, PTPP, UNVR, ASRI, SMRA.
Buat para sahabat dan juga nasabah BNI SECURITIES Semarang yang ingin menambah pengetahuan tentang investasi Pasar Modal silahkan bergabung dalam pelatihan yang diselenggarakan LP3M INVESTA bekerja sama dengan BNI SECURITIES Semarang. Pelatihan diselenggarakan weekend (setiap sabtu) atau kelas Reguler seminggu 2 kali jam 11 sd 13 bertempat di BNI SECURITIES Lt.III Semarang.
Termasuk buat keluarganya yang ingin mengikuti UJIAN PROFESI PASAR MODAL silahkan didaftarkan. Karena khusus yang kelas Profesi yang lulus akan kami referensikan bekerja di beberapa Perusahaan Sekuritas.
Keterangan lebih lanjut hubungi kami atau BNI SECURITIES Semarang.

salam, Hari Prabowo ( investa )
Ketua LP3M INVESTA  
Pin 2b7DD5EE
087832826865

Anda paling tertarik pada artikel apa ?

Flag Counter
Powered by Blogger.

.

.

.