28 Feb 2014

Apa yang ditunggu akhirnya datang juga REBOUND, IHSG naik 0,80% (4568), asing net buy 152 M. Beberapa Laporan Keuangan akhir Th.2013 yang telah mulai dipublikasikan direspon cepat oleh investor, terutama yg secara Fundamental bagus.
Tapi ingat Lap Keuangan 2013 itu adalah masa lalu artinya kinerja yang sudah  lewat, nah yang lebih penting lagi bagaimana kinerja perusahaan yang akan datang th,2014. Karena beli saham adalah "MEMBELI PROSPEK" jika kita optimis terhadap prospek suatu perusahaan / saham  yang akan datang maka beli sekarang !! tapi kalau pesimis sebaliknya jual sekarang !! atau jangan beli sahamnya.

Memang untuk membuat prediksi yang akan datang salah satunya melihat historis masa lalu, tapi kondisi masa yang akan datang tidak selalu sama dengan historis masa lalu. Sehingga bisa saja kinerja perusahaan itu lebih baik dari masa lalu atau sebaliknya lebih buruk dari masa lalu.
Makanya Fundamental Analisis itu juga harus dikaitkan dengan kondisi makro ekonomi maupun analisa industri.

Ini adalah hari Bursa terakhir bl.Pebruari 2014, melihat sampai sore kemarin minat beli masih kuat serta semalam DOW naik 0,46% dan EIDO naik lebih besar yaitu 2,68% prediksi nampaknya IHSG masih bisa plus, kalau bisa lewati 4600 itu lebih bagus buat modal pekan depan yang sudah masuk perdagangan bl.Maret.

Saya masih tergiur dengan saham MLPL yang labanya naik 890% itu lho meski berasal dari bukan Laba Usaha tetapi cash masuknya tetap sangat berarti karena langsung menaikkan Aset yang luar biasa besarnya.
Kalau saja MLPL bisa memanfaatkan kenaikan kekayaannya itu ke usaha yang produktif wow itu akan "mengangkat" kinerja MLPL kedepan sangat super, dan ingat saham ini juga pernah mencapai harga 820 setahun terakhir.

Demikian pula saham ACES yang seminggu terus menerus digebukin sama asing kemarin sudah berani melawan, sayang saya belum baca Lap Keuangan akhir tahun 2014 dan kenapa Asing jualan terus.
Saya masih konsen di menu kemarin, kalau masuknya bisa pas dan jualnya juga bisa pas wah bisa mak nyuuss..!
Selamat trading semoga mendoakan yang terbaik, sayang hari ini saya tidak bisa menemani trading di blog karena ada "tanggapan" lagi di Surabaya, maklum Pengamen he..hee..
salam, investa
pin.2b7DD5EE
Tlp kantor: (024) 3566414

27 Feb 2014

Setelah IHSG menanjak terus minggu lalu, maka kemarin ini sudah "tikungan" ketiga IHSG minus kembali 0,97% (4532), pernah saya sampaikan waktu itu kalau IHSG tembus 4600 harap hati2.
Hampir sebagian besar saham Bank mengalami koreksi, asing mulai net sell tetapi rupiah menguat, sehingga dari parameter tersebut score IHSG 2 : 1 sehingga yang terjadi IHSG turun, tentu ini tidak mutlak hanya sekedar penerapan parameter saya dalam memprediksi IHSG secara harian.

Tetapi seperti yang juga pernah beberapa kali saya sampaikan yang penting sahamnya, bagaimana kita mengoptimalkan dan menyelamatkan portofolio kita masing2. Jika IHSG naik kalau bisa portofolio kita naik lebih tinggi, tetapi jika IHSG turun portofolio kita bisa selamat, gitu harapannya sih...

Semalam DOW naik lagi 0,12% tetapi EIDO minus 0,91%, jadi ternyata tidak selalu searah antara DOW dan EIDO, maka saya juga sudah beberapa saat berpendapat bahwa IHSG tidak selalu mengekor DOW (pernah saya ulas).
Tetapi saya mulai tertarik untuk koleksi terutama untuk saham2 yang sempat jualan diharga atas sesuai target misal ERAA, ACES, KIJA, ASRI, PTPP, KLBF, KAEF, BBTN, SMGR, LSIP selain itu dengan Fundamental MLPL dan MPPA tahun 2013 lalu yang Lap Keuangannya baru dirilis dan menurut saya super maka saya tertarik untuk koleksi mulai kemarin dengan target MLPL 480 dan MPPA 2200.

Kalau saja hari ini IHSG masih turun maka justru bisa menambah muatan lebih banyak, secara umum Fundamental belum ada yang negatif, apalagi jika rupiah menguat lagi. Tetapi faktor asing juga jangan diremehkan terus terang sampai saat ini asing masih "pegang kendali".IHSG bisa jebol lagi kalau asing mulai profit taking, jadi pelototin pergerakkan asing terutama atas saham2 BC.

Harapannya sih IHSG hari ini rebound, trading kita bisa lebih nyaman dibanding kalau lagi turun.
Selamat Trading semoga sukses...
Salam, investa
pin: 2b7DD5EE
blog  :   investalpppm.blogspot.com

26 Feb 2014

Tikungan kedua ternyata lebih tajam, IHSG turun 1% (4577) asing masih net buy 58M. Saham Bank yang sebelumnya menjadi pendorong IHSG berbalik arah turun lumayan besar BBRI dan BBNI minus lebih 2% dan BMRI dan BDMN minus lebih dari 3 %.
Sebagaimana pernah saya ulas sebelumnya bahwa kenaikan harga yang terlalu tinggi akan mengundang reaksi profit taking, semakin cepat naiknya maka semakin rawan koreksinya. Kenaikan yang terukur dan bertahap itu relatif lebih kecil juga resikonya.
Kita bisa melihat sendiri karakter saham masing2, ini memang salah satu kita memilih saham serta tip trading yang bisa kita lakukan. Bagaimana kita membuat analisis selain dengan menggunakan FA dan TA.

Malam tadi DOW turun 0.17% dan EIDO turun lebih besar 2,66%, EROPA rata2 juga minus. Apakah IHSG akan menikung dan turun lagi ? atau berani anomali ? mari kita lihat sama2 dengan lebih hati2 karena situasi berbeda dengan minggu lalu ketika uptrend pilihan saham lebih mudah.
Penerapan strategi "main pendek" saat ini memang lebih pas dengan disiplin pada target masing2. Kalau cuan 5% seminggu misalnya juga sudah lumayan kan....

Sebagian sektor properti / konstruksi kemarin juga koreksi tetapi WIKA, ADHI dan PTPP masih kokoh, "tiga dara" itu memang mempunyai kinerja / fundamental yang bagus.
Perhatikan pergerakan saham bank terutama BBRI, BMRI, BBCA, demikian pula posisi rupiah terhadap dollar US, dan juga transaksi asing. Tiga parameter itu  bisa untuk memprediksi arah IHSG.
Jika saham Bank naik, rupiah menguat dan asing net buy tetapi IHSG turun maka silahkan koleksi (belanja) moga2 tidak lama saham2 tersebut akan mantul keatas, tapi pilihan sahamnya juga menentukan lho...

Buat para nasabah BNIS Securities Semarang silahkan juga berkunjung ke blog kami (investalpppm.blogspot.com) untuk bergabung dalam komunitas "Warung Teh" yang rata2 para investor perorangan dan traders aktif. Kita bisa sharing bersama.
Selamat beraktifitas dengan SADIS (Sabar dan Disiplin).


salam, investa
pin.2b7DD5EE
email: investa.p3m@gmail.com
blog:   investalpppm.blogspot.com

25 Feb 2014

Setelah ngebut ditanjakan akhirnya nyampai juga di tikungan  kemarin, IHSG sedikit terkoreksi minus 0,49% (4623), biasalah tidak ada jalan yang lurus terus. Keinginan untuk profit taking juga pasti ada.
Belum ada berita negatif, malahan Rupiah kembali menguat dan asing terus akumulatif. Nampaknya asing juga melakukan penukaran saham, ada saham yg dijual dalam beberapa hari terakhir tetapi ada juga saham yang diborong lebih banyak.
Saham ACES, INCO, ASII, TAXI asing masih jualan terus, tetapi masih untuk memborong BMRI, BBRI, TLKM, KLBF tentu asing punya pertimbangan sendiri. Trik trading memang macam2 caranya ujungnya sama mencari keuntungan / cuan he..hee..

Bagaimana kemungkinannya hari ini? masih ada tikungan atau kembali menanjak ya....Kalau melihat DOW semalam naik 0,64%. dan EIDO ditutup mixed,  minyak naik serta Rupiah kemarin juga menguat. Kita perhatikan setiap pergerakan saja nanti apakah asing masih net buy dan rupiah masih bisa menguat lagi,  harus hati2 kalau IHSG sampai turun di bawah 4600.

Saya masih konsen di saham dalam paket tgl.24 Peb (silahkan baca) kemarin sekalipun ada yang turun tapi tidak mengkhawatirkan, dan setiap penurunan Tidak harus di Cut Loss kan...sebaliknya bisa jadi itu kesempatan akumulasi diharga lebih murah.
ERAA akhirnya memenuhi Target 1500, apakah akan mencapai target selanjutnya 1550 ?? kalau Rupiah menguat lagi ERAA punya potensi naik lagi juga kecuali tiba2 Rupiah drop lagi.
ASRI saya juga punya target 620 / 630 pekan ini kalau kondisi normal demikian pula KIJA target 235, ADRO saya targetkan di 1000 moga2 bisa kecapai, PTRO juga sudah mulai merangkak naik menuju target 1450 (disclaimer).

Laporan Keuangan emiten semakin banyak yang mulai dipublikasikan, pantau dan analisis jika memungkinkan agar kita tau kinerja emiten. Lap Keuangan akhir tahun ini di audit sehingga bisa lebih dipercaya.
Buat teman2 yang dulu pernah saya kirim "Ulasan Khusus" tentang FUNDAMENTAL ANALISIS silahkan dibaca kembali untuk belajar menganalisa. Bila ada yang ingin ditanyakan silahkan kirim via email kami.
Jika ada yang masih ingin tentang ulasan khusus Fundamental Analisis silahkan memesan ke kami.
salam, investa
pin2b7DD5EE
tlp.kantor: (024) 3566414, 3566418.

24 Feb 2014

Luar biasa...IHSG 8 hari berturut2 naik terus dengan dukungan investor asing yang terus "kasmaran" memborong saham di BEI sekitar  9 T sejak Januari 2014. Saya jadi ingat ketika tahun lalu asing mengobral saham sehingga IHSG kita rontok dibawah 4300, lihat saja th lalu BBRI sempat dibawah 6500, ASII 52000, GGRM 35000, ADHI, PTPP, WIKA,  namun saat ini asing pula yang  mendorong harga saham tsb kembali melejit.
Kalau saja kita masih membeli saham2 tersebut dan masih memegangnya saat ini wow..kereen. Itulah pasar saham yang bisa membuat sakit gigi dan mules2 tapi bisa juga membuat investor berbunga-bunga hatinya.

Bagaimana prediksi hari ini? lanjut atau koreksi?... Setidaknya belum ada berita negatif memang, kondisi normal2 saja. DOW turun 0,19% tapi EIDO masih naik 1,33% jadi masih ada potensi lanjut untuk saham2 tertentu terutama yang masih tertinggal kawan2nya yang terlebih dulu ngaciir..
Memang saham juga saling melihat dan mengukur sehingga saling mempengaruhi terutama dalam sektor yang sama. Saham properti dan konstruksi serta sektor keuangan/bank menjadi ujungnya mereka menjadi penggerak IHSG. Kemarin sektor agro sedikit koreksi, biasalah pasti  ada masa koreksi.
Untuk sektor properti yang masih bisa lanjut prediksi saya ASRI, KIJA dan SSIA dan sektor pertambangan ANTM, ADRO, PTRO sedangkan saham lain yaitu ACES yg sedang ditekan, ini kesempatan untuk koleksi karena menurut saya sih sudah cukup rendah. Saham ERAA juga masih bisa lanjut ketarget 1500.

Namun apapun waspada itu perlu, maklum 8 hari naik terus itu juga rawan koreksi apalagi saham2 yang kenaikannya sudah melebihi 10% akan mengundang investor profit taking. Kendalikan psikologi masing2 untuk tidak terlalu emosional mengejar layang2 putus karena semua ada batasannya.Kalau perlu tukar saham yang sudah naik tinggi ke saham yang harganya masih relatif rendah tapi dengan catatan Fundamentalnya bagus.

Buat nasabah2 baru BNI Securities Semarang, kami akan mengirimkan email ke anda setiap ulasan maupun rekomendasi terbaru, semoga bermanfaat dan anda bisa kontak kami untuk sharing bersama.

salam, investa
pin 2b7DD5EE
email. investa.p3m@gmail.com
blog: investalpppm.blogspot.com

23 Feb 2014

Bagi kawula muda yang berminat karir di bidang Pasar Modal diberitahukan bahwa Ujian Profesi Pasar Modal ( WPPE, WPEE dan WMI ) akan diselenggarakan oleh Panitia Standar Profesi Pasar Modal besuk tgl.5 April 2014. Pendaftaran akan dilaksanakan tgl.17 sd 21 Pebruari 2014.

Lembara Pendidikan dan Pelatihan Pasar Modal ( LP3M INVESTA )  membuka pendaftaran Ujian bagi calon peserta ujian.
LP3M INVESTA juga membuka Pelatihan baik secara tatap muka Kelas Weekend, online atau khusus Tryout Ujian saja.
Kami berpengalaman sejak th.2001 menyelenggarakan diklat dan telah menghasilkan alumni yang saat ini menyebar ke berbagai Perusahaan Efek termasuk Aset Manajemen.

Bila ada yang berminat dan ingin mendapatkan penjelasan tentang Diklat dan Ujian Profesi Pasar Modal silahkan menghubungi kami.
salam,
Hari Prabowo
pin 2b7DD5EE
Tlp.024.3566414, 3566418
Berdasarkan Peraturan BAPEPAM –LK (sekarang OJK) no.Kep-547/BL/2010 tgl.28 Desember 2010  yang antara lain  tentang keharusan adanya izin Perorangan  bagi para pelaku perorangan yang menjalankan profesi di bidang Pasar Modal Indonesia.
Untuk itu  kami Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pasar Modal INVESTA (LP3M INVESTA) bermaksud menyelenggarakan pendidikan /  pelatihan WPPE secara ONLINE bagi perorangan yang ingin menempuh Ujian Profesi Pasar Modal yang diselenggarakan oleh panitia Standar Profesi Pasar Modal sebagai salah sarat pengajuan Ijin Perorangan ke Otoritas Jasa Keuangan.

LP3M INVESTA adalah Lembaga independen yang mengkhususkan pendididan dan pelatihan dibidang Pasar Modal didirikan th.2005 dan telah menjalin kerja sama dengan Panitia Standar Profesi Pasar Modal sebagai penyelenggara Ujian Profesi. Sampai saat ini telah berhasil meluluskan para peserta diklat diatas rata-rata tingkat kelulusan secara nasional.
Para Instruktur adalah para profesional /mantan profesional dibidang Pasar Modal yang sangat berpengalaman  berusaha  memandu peserta pelatihan dengan menggunakan bahasa yang sederhana dalam menyampaikan materi pelatihan agar mudah dipahami peserta. Selain diharapkan mampu menjawab soal ujian  dengan benar juga diharapkan mampu menguasai pengetahuan dibidang Pasar Modal khusunya sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek. Alumni LP3M INVESTA telah menyebar keberbagai Perusahaan Sekuritas termasuk Perusahaan Aset Manajemen dengan berbagai posisi mulai dari Broker, Analis, Riset sampai Direktur.  

Guna memberikan kesempatan  para calon peserta khususnya yang berada di luar Semarang (kantor sekretariat LP3M INVESTA) serta mereka yang mempunyai keterbatasan waktu sehingga tidak sempat mengikuti Diklat dengan cara tatap muka, maka LP3M INVESTA mulai membuka Diklat secara online. Meskipun diklat dilakukan secara online tetapi kami tetap berusaha akan mempertahankan mutu diklat agar bisa tetap berkualitas serta membawa manfaat yang optimal bagi para peserta, untuk itu kami menggunakan metode pembelajaran yang efektif dan tetap bisa komunikatif dengan motto “ JAUH DIMATA DEKAT DI ILMU”

Perlu kami beritahukan bahwa Ujian Profesi Pasar Modal yang akan datang (periode ke 67) adalah tgl. 5 April 2014, sehingga bagi calon peserta diklat dengan konsentrasi WPPE bisa segera mendaftarkan diri agar bisa segera mengikuti proses pembelajaran untuk menghadapi Ujian Profesi tersebut.

KETENTUAN PELATIHAN SECARA ONLINE

  1. Calon peserta mengisi formulir pendaftaran sebagaimana terlampir dan mengirimkan kembali kepada kami melalui email dengan dilampiri KTP.
  2. Bagi Calon peserta yang ingin mengikuti Ujian Profesi Bl.Maret 2014 kami akan mengirimkan formulir pendaftaran ujian.
  3. Peserta pelatihan yang telah mendaftar dan telah membayar lunas akan dikirim materi (termasuk contoh soal ujian beserta jawaban) ke email peserta dan bila ada tambahan materi yang dirasa perlu disampaikan maka akan dikirim kembali melalui email.
  4. Peserta bisa berkomunikasi dengan instruktur untuk menanyakan hal-hal yang belum jelas melalui Yahoo Messenger, BBM, Email dan Telp (dengan konfirmasi terlebih dahulu).
  5. Waktu komunikasi  setiap hari jam 19.00 sd 21.00. WIB.
  6. Sebelum pelaksanaan ujian profesi, bila memungkinkan peserta bisa mengikuti latihan Ujian di Semarang (tidak wajib).
  7. Biaya pelatihan WPPE sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah) setiap peserta dan bila mendaftar ujian profesi ditambah Rp.750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
  8. Biaya pelatihan di transfer ke Rekening Bank BCA no Rek.2460329895 an HARI PRABOWO Atau BANK BNI  no Rek.0116242021 an HARI PRABOWO. Lakukan konfirmasi bila transfer sudah dilakukan.
  9. Peserta bisa memilih tempat ujian dikota-kota terdekat dengan peserta (daftar kota akan kami informasikan lebih lanjut) dan bisa mendaftar Ujian langsung ke Panitia Standar Profesi Pasar Modal.
  10. Bagi peserta yang lulus ujian profesi dan ingin berkarir di Perusahaan Sekuritas, LP3M INVESTA akan mereferensikan kebeberapa Perusahaan Sekuritas yang  telah mempunyai jalinan kerjasama.
  11. Jangka waktu pelatihan bagi peserta sampai pelaksanaan ujian bl.maret 2014.


   MATERI PELATIHAN WPPE
  1. Pengantar Pasar Modal
  2. Undang-Undang No.8 Th.1995 tentang Pasar Modal dan Peraturannya.
  3. Pengetahuan tentang efek (Saham, Obligasi, Reksa Dana, Right Issue, Waran, Option).
  4. Perdagangan Efek.
  5. Kode Etik.
  6. Pembahasan contoh soal ujian beserta jawabannya.

Apabila ada hal yang kurang jelas atau ingin ditanyakan bisa menghubungi kami di (024) 3566418 / 087832826865 (CP : Roni, Indana, Tutik). Atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih.

Semarang,  Januari 2014
Ketua


Hari Prabowo
LP3M INVESTA

21 Feb 2014

Bursa kita kemarin anomali terhadap bursa Regional, dimana indek NIKKEI, Hangseng, Shanghai, Korea, Singapura mengalami penurunan tetapi IHSG mampu bertahan di zone hijau (4598).
Seakan tidak sabar untuk segera masuk ke level 4600, tapi mampukah hari ini dicapai? Dukungan dana asing kemarin yang masih besar menjadikan IHSG percaya diri melanjutkan lajunya. Sedikit demi sedikit asal konsisten itu lebih baik dari melonjak drastis tapi cepat jatuh kembali.

Semalam DOW kembali + 0,58% dan + EIDO 1,67% sedangkan gantian indeks S&P mencapai record nya, sehingga tiga indeks utama Wallstreet DOW, NASDAQ dan S&P masing2 sudah pada level tertingginya. IHSG pernah mencapainya ketika th.lalu mencapai 5214 tapi tragisnya anlok lagi 4274 dalam th yang sama. Apakah tahun 2014 ini bisa kembali ke 5000 ? mari kiita ikuti bersama.
Saham ADRO yang kemarin termasuk dalam menu Teh pagi naik 2,6% (975) dengan berbagai perhitungan serta perbandingan dengan saham lain terutama di sektor yang sama pendapat pribadi saya saham ADRO masih tertinggal dan masih bisa lebih tinggi harganya. 
Saya tetap konsen di menu kemarin pagi meskipun ada yang turun seperti TINS dan ERAA ini kesempatan untuk mempertimbangkan koleksi kembali dengan harga yang lebih murah. Apalagi sempat jualan kemarin diharga atas, barang masuk kembali dengan harga yang lebih rendah kan..
Memang kadang trading cepat itu juga bisa menguntungkan tentu asal tepat pilihan saham dan timing nya. he..hee tentu ini hal yang tidak mudah memang.

Ada juga strategi meramu portofolio yaitu membagi dua kantong, satu kantong untuk investasi saham2 jangka menengah / panjang, dan satu kantong lagi untuk trading jangka pendek. Sahamnya pun punya karakter sendiri2, ada yang bagus untuk invest ada juga  yang fluktuatif sehingga cocok untuk trading jangka pendek.

Memang IHSG sudah masuk jurus 4 (empat hari berturut2 naik terus) yang biasanya rawan koreksi, tetapi karena naiknya dikit2 maka masih punya harapan untuk naik kembali, apalagi angka 4600 sudah menanti, ini menjadi indeks psikologi baru, ada semangat bersama untuk meraihnya.
Tetapi tentu lebih senang kalau portofolio kita yang naik kan dibanding IHSG nya  ?? makanya lebih konsen ke saham masing2 he..hee.

Selamat datang nasabah2 BNI SECURITIES Semarang yang baru, saya akan berusaha mengirimkan email "Teh Anget" setiap pagi sekedar penghangat dan tukar pengalaman dalam ulasan pasar dan investasi, semoga ada manfaatnya.

Buat teman2 yang bukan Nasabah BNIS Smg sepanjang berminat untuk dikirim juga silahkan mengirimkan alamat email masing2 ya...saya akan kirimkan ke email anda secara langsung.

Salam, investa
pin 2b7DD5EE
email. investa.p3m@gmail.com
blog.  investalpppm.blogspot.com

20 Feb 2014

Dibanding akhir Januari 2013 yang lalu IHSG (4274) telah tumbuh 7,4% karena kemarin IHSG ditutup 4592, pertumbuhan yang cukup bagus. Apakah IHSG akan kembali menembus 5000 pada tahun ini? tentu harapan selalu terbuka tetapi meramal masa yang akan datang bukanlah hal yang mudah.
Apalagi yang namanya pasar saham berbagai faktor bisa mempengaruhi kondisi, perubahan kadang terjadi begitu cepat sehingga perlu kecermatan dalam memprediksikan arah pasar kedepan.

Tahun lalu IHSG kita pernah mencapai 5200 sekitar bulan Juni 2013 begitu cepat naiknya tetapi akhir tahun longsor kembali ke 4274. Tentu menyakitkan bagi investor yang belanja ketika IHSG dipucuk saat itu.
Ada bagian pengalaman yang selalu saya ingat yaitu jika harga saham naik terlalu tinggi dengan cepat maka bisa jatuh dengan cepat pula. Sekiranya ini juga terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari, lebih baik bertahap tapi konsisten naiknya, sehingga kalau jatuh juga tidak langsung terkapar.

Semalam DOW koreksi turun 0,56% tapi EIDO naik 0,44%, Minyak naik kembali menjadi $ 103. Hari ini IHSG akan mencoba menembus 4600, mampukah? Melihat asing masih agresif masuk ke pasar nampaknya pasar masih optimis kecuali kalau nanti asing mulai profit taking ya sebaiknya kita hati2. Maklum asing masih pegang kendali di pasar kita, selain mereka mempunyai saham lebih banyak nilainya +/- 57% juga faktanya investor ritel masih lebih banyak yang "ngikut" perilaku asing.
Ikut jualan  kalau asing lagi jual dan ikut beli kalau asing lagi borong saham.

Menu hari ini saya masih fokus ke PGAS, ADRO, ERAA, TINS, PTRO, HRUM, ELSA. dengan tetap memperhatikan pergerakan investor asing dan nilai rupiah.  Saham CNKO memang kemarin action dengan volume yg banyak, jika nanti nembus 250 baru ada kemungkinan mulai masuk.

Buat para sahabat yang kemarin ikut bergabung baik di pelatihan investor atau profesi secara online saya ucapkan selamat bergabung dan semoga ada manfaatnya.

Semoga sukses.

salam, investa
pin. 2b7DD5EE
investalpppm.blogspot.com
email. investa.p3m@gmail.com

19 Feb 2014

Antara rasa percaya diri dan aksi profit taking kemarin akhirnya IHSG ditutup mixed 4556, asing pun masih tetap dominan belanja saham. Memang setelah beberapa saham mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dibandingkan awal Januari lalu menjadi daya tarik investor untuk melepas sahamnya guna memperoleh capital gain.
Sebagian investor mempunyai pertimbangan untuk menjual saham berdasarkan besarnya hasil (capital gain) yang sudah diperoleh, tetapi ada juga yang mempertimbangkan secara teknikal sehingga menunggu sinyal jual. Namun sebenarnya masih ada beberapa pertimbangan lain tapi tentu saja investor mempunyai karakter, tipe trading maupun psikologi sendiri2 untuk menentukan arah investasinya.

Tadi malam Dow minus 0,15% dan EIDO minus 0,95% sedangkan OIL naik lagi ke level $102,48, dan CPO juga naik diatas 1,19%% http://www.palmoilhq.com/palm-oil-prices/ 

Rasanya layak kita mulai memperhatikan sektor minyak dan agro setelah sektor properti sudah mengalami rally, biasa fenomena pergantian saham2 yang menjadi fokus.
Saham PGAS, PTRO, LSIP, INDY, ELSA, HRUM bisa dicermati disamping itu saham lain seperti TINS masih layak untuk dikoleksi yang kinerjanya akhir tahun 2013 kembali membaik setelah september 2013 lalu mengalami penurunan laba, demikian pula ERAA masih ada target yang lebih tinggi.

Perhatikan nilai rupiah terhadap dolar karena mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap beberapa saham, moga2 tidak diatas Rp.12,000 lagi dan kondisi tetap normal dan tidak ada bad news.
Kemarin saham BUMI dan ENRG menggeliat dan naik diatas 6%, tapi saya pribadi masih belum berani sentuh, masih sebatas mengamati saja. Saham ini sudah beberapa kali membawa korban dengan action2nya yang susah diterjemahkan dan diprediksi sehingga memang perlu super hati2 kalau mau trading saham tersebut. Mungkinkah kali ini akan lanjut naik atau kembali jebakan betmen??
Selamat berinvestasi semoga selalu mendapatkan yang terbaik.
salam, investa
pin 2b7DD5EE
investalpppm.blogspot.com

18 Feb 2014

Investor asing semakin agresif belanja saham, kemarin kembali net buy Rp.1 Triliun lebih. IHSG pun melonjak 1% (4555) dengan nilai transaksi Rp. 7 Triliun yang diatas rata2 harian. Apakah ini indikasi IHSG menuju bullish? tentu sebagai traders kita layak untuk menyikapi segala perkembangan pasar.
Setiap kondisi hendaknya berharap bisa kita manfaatkan, harapannya tentu mendapatkan hasil yang terbaik. Ketika pasar buliish kita berupaya bisa mendapatkan rejeki yang banyak dan sebaliknya ketika pasar bearish berusaha memperkecil resiko.

Yang sial kalau bursa sedang bullish, tetapi saham kita tidak ikut naik, padahal banyak saham yang harganya ikut naik. Nah..pasti kita sedang salah pilih saham, untuk itu  kita sebaiknya segera evaluasi ada apa dengan saham kita.
Coba kita perhatikan ada juga beberapa saham yang tidak ikut trend bursa yang sedang naik, malah ada yang turun lagi..
Ada juga saham yang pergerakkannya mendatar terus sekian lama alias saham tidur, kita jadi tidak bisa merasakan rejeki ketika pasar sedang uptrend. Rasanya  perlu kita evaluasi diri bila mengalami kondisi seperti ini, dan swing kalau perlu ke saham2 yang lain setidaknya yang bisa ngikuti pasar.
Syukur2 saham2 kita selalu naik diatas presentase IHSG dan jika turun lebih kecil dari penurunan IHSG.

Saham properti / konstruksi kembali memimpin pasar, rata2 naik signifikan, potensi naik mungkin masih ada seperti ASRI, SSIA, KIJA ini masih bisa mengejar yang lain.
Saham ERAA kemarin menembus target saya 1420, saham ini punya arah mengikuti rupiah, jika rupiah masih naik saham ERAA masih oke. Tentu sebagai importir akan diuntungkan kalau Dollar lemah. Januari yang lalu harga ERAA sempat ke Rp.1000,- per lembar, artinya kalau kita masuk pada saat itu cuannya sudah 45% dalam sebulan bukan main..!
Sekedar mengingatkan saham ini setahun terakhir pernah mencapai Rp.3.500,- per lembar lho..

Yang agak berat ANTM, ketentuan batasan eksport mineral memang punya pengaruh besar terhadap ANTM sehingga lemot naiknya, beda dengan TINS yang tidak kena aturan tersebut karena Timah dikecualikan dan tetap boleh eksport. Walaupun sebenarnya level 1030 untuk ANTM cukup murah.
Tetapi kita sudah saatnya memperhatikan pertambangan seperti PTRO, KKGI, ADRO dengan harga saat ini juga cukup punya harapan untuk memperoleh capital gain.

Bursa dalam kondisi yang cukup bagus, tetapi apapun kita harus tetap cermat termasuk memperhitungkan aksi Profit Taking yang bisa  terjadi jika kenaikkan beberapa harga saham sudah terlalu tinggi. Moga2 jangan sampai kita membeli ketika diharga pucuk dan harus kembali menunggu karena harga turun kembali.

Khusus kepada nasabah2 baru BNI Securities Semarang, saya ucapkan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaannya menggunakan jasa BNI SECURITIES Semarang.
LP3M INVESTA yang telah bekerja sama dengan BNI Securities Semarang akan mengirimkan ulasan pasar, pencerahan serta rekomendasi2 sebagai pertimbangan dan tambahan pengetahuan. 

Semoga bermanfaat.

salam, investa (hari prabowo)
pin 2b7DD5EE
blog:   investalpppm.blogspot.com

16 Feb 2014

IHSG 4500 sudah telampui, akankah menjadi pijakan untuk menuju 4600 ? potensi kearah itu tentu ada terutama kalau rupiah terus menguat sebagai cerminan bahwa fundamental ekonomi kita semakin membaik.
Tetapi waspada tetap diperlukan, karena selain masih dalam tahap "penyembuhan" sehingga masih rentan, faktor eksternal juga bisa mempengaruhi kondisi kita.

Kalau memang bursa Wallstreet (terutama DOW) mempunyai pengaruh yang kuat terhadap bursa2 global dan terutama IHSG semestinya IHSG mengejar ketinggalan karena DOW, Nasdaq, S&P pada level tertingginya.
Tetapi apakah kondisi ekonomi negara bisa sama? tentu masing2 mempunyai kondisi yang berbeda2. Faktanya ketika DOW di puncak tahun 2013 yg lalu IHSG justru minus dibandingkan th.2012.
Saya pribadi tetap memperhatikan perkembangan Bursa Global dan Regional tetapi lebih fokus kepada fundamental ekonomi kita, sehingga setiap perubahan kondisi dalam negeri seperti tingkat inflasi, nilai rupiah, cadangan devisa dan suku bunga menjadi faktor utama untuk menentukan strategi investasi.

Itu juga yang menjadi dasar apakah investasi mau main panjang atau main pendek, dan pilihan saya sementara ini main pendek karena situasi dan kondisi yang cepat berubah. Mungkin setelah pemilu nanti strategi tadi bisa berubah tergantung Presiden dan Kabinetnya apakah pro pasar atau tidak.
Sebenarnya main panjang atau pendek itu itu juga relatif, masing2 investor punya gaya permainan sendiri2, gaya trading bisa dipelajari tetapi belum tentu cocok untuk masing2 individu. Sebab disini masih ada unsur penting yaitu Psikologi investor, yang tentu tidak bisa sama.

Ilmu boleh sama tetapi Psikologi bisa berbeda itu akan menyebabkan keputusan yang berbeda dalam trading di saham. Sehingga memang sebaiknya kita masing2 wajib belajar dengan pengetahuan yang ada termasuk belajar dari orang lain, tetapi keputusan tetap disesuaikan dengan kondisi masing2.
Satu hal lagi adalah tentang "kecocokkan" atau "kesenangan" tiap investor bisa berbeda2 dalam menentukan pilihan saham. Ada yang senang dan cocok dengan saham tertentu, sebab lebih sering mendapatkan hasil / cuan jika main di saham tersebut, ini mungkin juga dialami anda. Sehingga menimbulkan kecocokkan terhadap saham tersebut.

Nah, yang terakhir adalah "keberuntungan" kalau ini sih masalah nasib, dan nasib itu ditentukan Yang Maha Kuasa, maka jangan lupa berdoa setiap mau melakukan sesuatu yang baik termasuk ketika mau trading. Tuhan Maha Kuasa atas segalanya, kita wajib berusaha dan Tuhan yang menentukan nasib kita.

Itulah "sekapur sirih" untuk renungan hari Minggu ini, semoga ada manfaatnya.

salam, investa ( hari prabowo )
pin 2b7DD5EE
investalpppm.blogspot.com

14 Feb 2014

Sampai kemarin investor asing masih lebih sering net buy di bursa kita, apakah asing sudah mempunyai prediksi yang optimis bursa kita kedepan? atau ini hanya transaksi jangka pendek?.
Kenyataannya IHSG kita sampai tgl.13 Perbruari diposisi 4491 lebih tinggi dibandingkan akhir Desember 2013 yang lalu. Secara pribadi saya sendiri mumpunyai perkiraan bahwa kondisi Bursa akan lebih baik dibandingkan th.2013 lalu. Moga2 tahun politik ini bisa melalui Pemilu dengan aman dan sukses, termasuk sukses mempunyai Presiden, Kabinet dan Wakil Rakyat yang berkualitas dan bersih.

Sekalipun kemarin IHSG terkoreksi tipis (0,1%) tetapi merupakan koreksi yang sehat. BI mengumumkan mempertahankan BI Rate 7,5% atau tidak mengalami perubahan dan Rupiah juga menunjukkan arah penguatan.
Ini tentu bagus untuk saham2 yang sebelumnya terpuruk karena pengaruh lemahnya Rupiah.
Semalam Dow naik 0,40% dan EIDO naik 1,69% Emas sudah dilevel $1300 dan Minyak diatas $100.

Dengan kondisi2 tersebut kita bisa memilih saham2 yang sekiranya punya pengaruh positif, saya sendiri mencermati ERAA, AISA, ADHI, PTPP, ASRI, SSIA, UNVR, MLPL. Tentu ini hanya prediksi dan sifatnya Disclaimer, buat teman2 silahkan memutuskan sendiri mana yang terbaik sesuai kemantapan masing2, karena semua tulisan dan prediksi disini tidak bersifat mutlak tidak dijamin kebenarannya.

Sehingga jika ada prediksi atau rekomen yang tidak cocok dengan harapan mohon tidak menyalahkan siapapun. Kita menghargai analisis dan pendapat masing2 untuk itu pertimbangkan matang2 untuk keputusan pribadi karena hasil atau resiko merupakan tanggungan masing2.
Kalau kondisi Fundamental Ekonomi kita sudah mengarah ke jalur yang benar moga2 kondisi Bursa kita juga lebih baik dan kalau kita bisa mendapatkan saham yang baik moga2 kita mendapatkan rejeki yang lancar juga. 
salam, investa
pin 2b7DD5EE.

13 Feb 2014

Selangkah lagi IHSG menuju zone 4500, meski demikian tetap waspada karena tidak ada jaminan dari siapapun tentang laju IHSG, semua sifatnya prediksi. Semalam DOW termasuk EIDO terkoreksi walau tipis, namun kemarin Rupiah kembali menguat dan Asing masih dominan belanja saham.
Prediksi saya hari ini IHSG turun atau naik antara 4445 sd 4535, jika rupiah kembali bisa dibawah 12.100 dan BI Rate tidak naik (7,5%) maka ada kemungkinan IHSG bisa segera menembus 4500, tetapi sebaliknya jika rupiah kembali melemah dan BI Rate naik diatas 7,5% kemungkinan IHSG akan mundur lagi.

Beberapa saham ada yang memang dalam kondisi jenuh beli, tetapi ada juga yang masih berpotensi melanjutkan kenaikannya. Jadi silahkan dipilih mana yang mantab, beli yang sedang koreksi atau beli yang justru sedang uptren.
Ini pilihan yang "gampang2 susah" memang, harga yang sedang murah atau yang sedang naik.
Silahkan menggunakan TA (support atau resistance) atau FA (pendekatan Price Earning Ratio, Price to Book Value). Masing2 memang ada teorinya namun bagaimana kenyataannya itulah yang perlu diuji.

Melihat juga perkembangan transaksi kemarin maka saya sedang cermati  LSIP, KIJA, ERAA, AISA, BBTN, PTPP, ANTM dan kemarin mulai koleksi saham pinggiran KBLI dan berharap INDX bisa lanjut naik, syukur kalau bisa mencapai target pertama 175 sebelum kembali ke zone 200.

Buat peserta Pelatihan online investor silahkan diskusi via Yahoo Massenger untuk praktek Trading bersama dan diskusi portofolio.

Salam, investa
pin 2b7DD5EE

12 Feb 2014

Setelah mengalami koreksi sehat, kemarin IHSG kembali kejalur hijau naik 0,48% (4471), investor asing juga masih dalam posisi net buy. Nampaknya kenaikan ini masih akan berlanjut kalau melihat semalam DOW naik 1,2% dan EIDO juga naik 3,6%.
Pernyaaan Janed Yellen Pimpinan FED yang baru disambut positif oleh pelaku pasar sehingga bursa Global langsung bereaksi positif, rata2 bursa Eropa juga naik diatas 1%.

Buat teman2 investor pemula sebaiknya rajin2 membuka berita, bursa lebih banyak digerakkan oleh informasi dan dari informasi itulah timbul ekspektasi atau analisis terhadap fundamental ekonomi dan mengerucut akhirnya pada pilihan saham.
Harga saham bukan sekedar spekulasi yang tanpa dasar, tetapi naik turun berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran masing2 pelaku pasarnya yang sebelumnya mempunyai prediksi atas suatu informasi.
Kepada teman2 investor (termasuk nasabah BNI SECURITIES yang ikut pelatihan online bisa praktek transaksi bersama saya melalui Yahoo Messenger pada jam2 trading (tentu bila saya lagi online). Kita belajar sekaligus trading bersama he..hee..moga2 juga dapat rejeki bersama.

Kemarin bersyukur bisa dapat One Day Trading (tik-tok) KIJA, ADRO, dan PTRO. Saya kira kita masih bisa "lirik mesra" ANTM, ADRO, ASRI, KIJA, ADHI, LSIP dan ERAA untuk trading pekan ini.
Prediksi IHSG hari ini antara 4470 sd 4560 jadi secara pribadi saya masih optimis IHSG akan naik kmbali.
Disiplin di target apalagi yg mau trading cepat, terukur tapi rutin bisa lebih menguntungkan juga lho...semoga.
Salam, investa
pin 2b7DD5EE.

11 Feb 2014

Setelah IHSG naik 3 hari berturut-turut kemarin ditutup terkoreksi, wajar2 saja karena koreksi akan selalu ada di bursa. Untuk itu jangan berpikir bahwa harga saham akan seperti garis lurus baik keatas maupun kebawah.
Sehingga buatlah suatu target berapa gain / hasil yang diinginkan, bila sudah tercapai realisasikan dulu, misalnya 3% seminggu itu sudah sangat bagus kalau konsisten.

Kemarin 3 dara properti yg saya sajikan di menu Teh Pagi SSIA, SMRA dan ASRI sebenanya sempat jadi bintang tapi belakangan ASRI terkoreksi 2,7% sedangan SSIA naik 7,5% dan SMRA 3,7%.
Sedangkan BBTN yang sempat mendaki sampai 1065 ditutup justru turun 2,9% ketika dirilis Laporan Keuangan akhir Desember 2013, untuk itu saya akan coba kupas lebih detail Lap Keuangan tersebut.

Semalam Dow berakhir mixed tetapi EIDO minus cukup besar yaitu - 3% akankah berpengaruh ke IHSG ? kita cermati tetapi jangan terlalu panic karena masih ada faktor lain yang bisa mempengaruhi IHSG.
Rupiah kemarin juga sedikit menguat terhadap dolar, harga emas juga naik di $1274 dan Minyak dilevel $100 sedangkan CPO naik 1,4%.
Berita penting antara lain ANTM dan PT.Freeport menanda tangani kerja sama pembuatan smelter pengolahan tembaga   http://investasi.kontan.co.id/news/gandeng-freeport-itu-angin-segar-bagi-antm
Ini bisa meningkatkan kinerja ANTM kedepan, apalagi harga emas ada perbaikan sehingga coba saja lirik mesra ANTM.

Saham2 yang berhubungan dengan perminyakan saya kira perlu dicermati serius seperti PTRO, MEDC, PGAS termasuk ELSA, KKGI.
Sedangkan saham yg punya volatile tinggi ERAA, bisa nampung di 1275 atau sekalian kalau sentuh 1325.

Hari ini kemungkinan akan diumumkan BI Rate, saya berharap tidak naik karena sementara saya anggap cukup, kalau naik bisa berdampak negatif bagi sektor otomotif, Properti dan Perbankan.

 
salam, investa
pin 2b7DD5EE
YM. hari.prabowo56@yahoo.com

10 Feb 2014

Sementara ini belum ada sinyal yang negatif, sehingga kemungkinan IHSG masih bisa bertahan di jalur hijau dengan target 4.490. Setelah melihat perkembangan Dow akhir pekan lalu naik 1% demikian pula EIDO juga plus 1% dan investor asing Jum'at juga net buy 623M posisi IHSG sepertinya diatas angin saat ini.

Pekan ini BI akan mengumumkan BI Rate informasi yang sangat penting buat penilaian secara fundamental apakah kondisi ekonomi kita sudah menuju di jalur yang benar atau belum, perkiraan saya BI masih mempertahankan tingkat BI Rate 7,5%.
Syukur Nilai rupiah terhadap dolar AS bisa lebih menguat kembali maka bisa berdampak lebih bagus terhadap fundamental kita sehingga bisa memperbaiki kinerja beberapa emiten yang sangat berkepentingan terhadap penguatan nilai rupiah misalnya karena masih menggunakan bahan baku import atau mempunyai hutang dalam bentuk dollar AS.

Dalam pekan ini zone Eropa juga akan mengumumkan pertumbuhan ekonominya, jika kondisinya menunjukkan perbaikan maka bisa berdampak baik buat ekonomi kita juga, karena eksport diharapkan bisa lebih meningkat.
Harga minyak dunia juga nyaris $100 ($99,88), ini menunjukkan salah satunya bahwa kegiatan manufaktur dan kegiatan ekonomi mulai meningkat juga.
Akankah sektor pertambangan mulai bisa ada perbaikan? itu tergantung harga komoditasnya dipasar, tapi setidaknya mulai bisa dilirik seperti ANTM, TINS, KKGI, PGAS, PTRO, ADRO.

Untuk menu saham lain saya kira masih bisa konsisten dengan menu yang lalu termasuk Properti dan konstruksi khususnya SSIA, SMRA dan ASRI.
Mengenai saham ERAA kemarin ambil napas dulu sehingga mundur beberapa langkah, tetapi saya kira masih ada potensi mendaki lagi di pekan ini setidaknya menuju 1400 target berikutnya.

Untuk Perbankan bisa dipertimbangkan BBTN yang akan mengeluarkan obligasi dan disinggung sedang dilirik oleh BBRI.

Apapun jangan lepas kontrol karena semua tidak ada yang pasti, apalagi dipasar keuangan saat ini sehingga tetap waspada, hati2 dan disiplin.
Semoga selalu mendapatkan yang terbaik.
Untuk nasabah2 BNI Securities Semarang jika belum menerima email menu (ulasan) Teh Pagi, silahkan membuka blog kami investalpppm.blogspot.com

salam, investa (Hari Prabowo)
pin 2b2DD5EE

7 Feb 2014

Potensi IHSG naik lebih dominan hari ini, melihat perkembangan transaksi kemarin dimana IHSG plus 0,9% diposisi 4424, asing net buy 294 M dengan nilai transaksi 5,1T. Nilai rupiah juga kembali menguat di 12.159.

Berita bagus dengan kembali naiknya Cadangan Devisa kita menjadi  100,7 M dolar AS  akan membuat optimis pelaku pasar untuk masuk ke bursa.
Memang fundamental ekonomi akan menjadi katalis utama bergairahnya investasi di bursa saham, kita wajib perhatikan kondisi ini selaku bagian dari pelaku pasar.
Soal kita masing2 mau trading cepat, menengah atau jangka panjang itu soal selera dan strategi masing2. Tetapi kajian analisa harus tetap kita tingkatkan dengan harapan mendapatkan hasil terbaik dan resiko terkecil.
Sekedar pandangan saya bahwa kajian analisa bisa dimulai dari Fundamental Ekonomi (baik internasional maupun nasional), Sektor industri, Fundamental Analisis Perusahaan, Tehnikal Analisis, Aksi Korporasi (bila ada) baru pemilihan sahamnya.
Itupun masih dibutuhkan tentang manajemen keuangan dan psikologi masing2 untuk menjadi investor yang baik.
Menu teh pagi hari ini sebagian masih saham2 kemarin yang memang masih dalam posisi uptrend yaitu SSIA, WIKA, ADHI, PTPP, WSKT, ERAA, LMPI, SMRA, INCO, KAEF, BSDE, ASRI, JPFA, INKP, ADRO, PTRO, BBTN (yg diberitakan mau diakuisisi BBRI).
Tetap disiplin jika target cuan yang diinginkan sudah terpenuhi silahkan realisasikan dulu, kondisi tidak selalu baik sikapi perkembangan yang ada dengan cermat dan bijak.

salam, investa
pin 2b7DD5EE

6 Feb 2014

IHSG kembali ke jalur "hijau" sekalipun tidak signifikan seperti kenaikan EIDO sebelumnya yang naik 4,7% karena IHSG plus 0,74% (4384). Semalam DOW berakhir mixed dan EIDO minus 0,56%.
Seperti dalam ulasan kemarin pagi Empat saham properti / konstruksi ADHI, WIKA, WSKT dan PTPP benar2 menjadi bintang kemarin yang rata2 naik diatas 3%, rasanya ini akan menjadi pijakkan selanjutnya. Bila kondisi normal saya kira sangat terbuka keempat saham tersebut bisa naik lebih tinggi.
Kemarin Rupiah menguat cukup lumayan dan berakhir di 12.172 kalau penguatan ini bisa berlanjut saya kira bagus untuk kondisi beberapa saham yang bisa memperkuat IHSG, perkiraaan IHSG 4360 sd 4430 hari ini.
Selain 4 saham properti / konstruksi tersebut diatas bisa dicermati pula JPFA, MAIN, GJTL, SMCB, PTRO, SSIA.
Selalu ada saham yang jadi bintang disamping yang jeblok, maka sedapat mungkin kita berusaha memilih yang terbaik, tentu bukan hal yang mudah memang.
Untuk saham gorengan masih fokus ke INDX, ISSP, DGIK, SDPC dan KBLI hanya untuk yang berani ambil resiko tinggi tetapi berharap cuan yang tinggi pula, ibarat madu atau racun. Tetapi dilevel harga penutupan saat ini perkiraan saya 65 : 45 antara cuan dan resiko.
Perkiraan Menteri Kuangan bahwa pertumbuhan Indonesia bisa mencapai 6% di tahun 2014 menjadi angin sejuk, moga2 menjadi kenyataan.
Akan lebih baik kalau kita sudah tau hasil Pemilu mendatang siapa2 yang akan jadi Presiden dan Kabinetnya.
Selamat berburu cuan semoga sukses, berapapun dapatnya layak disyukuri.
salam, investa

5 Feb 2014

Seperti prediksi semula bahwa IHSG berat untuk tidak "merah" kemarin, namun dibandingkan dengan penurunan bursa regional yang lain IHSG  masih lumayan karena minusnya "cuma" 0,78% (4352), padahal Nikkei turun lebih 4% dan Hangseng lebih 2% minusnya.
Malam tadi DOW kembali bangkit 0,43% dan EIDO naik signifikan 4,79%, lantas apakah hari ini IHSG akan reboun..?? Kalau regionalnya nanti juga bagus memang ada kemungkinan IHSG akan kembali kejalur hijau setidaknya  membayar minusnya kemarin, syukur bisa melewati 4400.
Saham properti dan konstruksi tetap bisa jadi pilihan trading untuk berharap cuan 2% sd 3%, Saham Bank silih berganti naiknya antara BBRI, BMRI, BBCA, BBNI jadi silahkan dipilih mana yang belum naik siapa tau giliran naik kembali.
Saham pertambangan masih dalam tekanan, namun tentu ada batasnya kemarin INCO, ANTM, ADRO terus tertekan tapi nampaknya sudah pada tingkat yang memungkinkan untuk kembali mantul keatas karena nampak ada perlawanan diharga terendah kemarin.
Terima kasih kepada beberapa teman yang mendaftar Pelatihan WPPE secara online, kami akan segera mengirimkan materinya melalui email. Diantaranya ada beberapa traders/investor juga yang ingin mencoba "kemampuan" untuk ikut ujian profesi walaupun mungkin hanya sekedar menambah pengetahuan.
Memang materinya sebenarnya komplit dan layak diikuti investor karena sangat mendasar termasuk berbagai aksi korporasi emiten, pengetahuan efek dan Fundamental Analis.
Buat yang mau nyusul gabung silahkan mendaftar ke kami, dan yang ada di Jateng silahkan ikut tatap muka setiap hari Minggu.
Saham gorengan INDX, SDPC, KBLI, ABBA, PKPK, ISSP sedang dalam radar Bandar untuk digoreng, jika ada keberanian dan siap mental silahkan uji nyali mencoba keberuntungan, tapi kalau tidak terbiasa tidak dianjurkan karena bisa sakit gigi dan mules2.
salam, investa

4 Feb 2014

Perdagangan hari pertama Pebruari ternyata DOW, SP dan Nasdaq anjlok lebih dari 2%, EIDO minus 3,71% justru turun melebihi 3 indeks utama Wallstreet tersebut. Dari pertimbangan ini rasanya IHSG berat untuk bertahan untuk tidak turun.
Rilis inflasi serta neraca perdagangan sudah diketahui kemarin dan yang terjadi adalah IHSG turun 0,7% (4386) dengan tekanan investor asing yang net sell 452 M.
Pesan saya harap super hati2 hari ini melihat perkembangan yang tidak nyaman ini, untuk saham2 yang sudah naik lumayan sejak akhir Desember lalu rawan terkoreksi.
Beberapa waktu IHSG sempat anomali ketika bursa global turun lumayan tajam, mampukah prestasi itu diulang? Dalam situasi seperti ini memang phisikologi kita sangat punya peran penting, bagaimana tidak panik, tidak emosi tetapi tetap berpikir rasional dan tenang.
Semoga saja IHSG tidak sampai nembus 4300, karena bisa lebih rawan jika sampai kebawah. Pilihan saham jadi relatif lebih sulit memang dalam situasi saat ini, kecuali saham2 yang sudah diprogramkan Bandar.
Lebih bijak amati dulu pasar di sesi pembukaan sampai sesi pertama, jika pasar turun drastis lihat saham2 yang biasa mantul cepat dan jika turunnya 2,5 kali IHSG silahkan kalau mau coba odt. Misalnya IHSG turun 2% tapi ada saham bagus yang turun 5% itu yang mungkin bisa untuk pilihan trading, karena biasanya ada pantulan beberapa poin. Namun tentu cermati terus sampai ada tanda2 tekanan sudah mulai terbatas.
Tapi trading ini hanya yang berjiwa traders karena resiko tetap tinggi.
Sekali lagi tetap tenang dan tidak panik menghadapi gejolak pasar.
salam, investa

2 Feb 2014

Ternyata Kamis pekan lalu IHSG "mampu" bertahan dari tekanan pengaruh bursa global maupun regional karena masalah tapering. IHSG tetap bertahan dijalur hijau meski tipis, walaupun sepanjang hari terus di jalur merah.
Kepercayaan diri yang kokoh dengan dukungan investor lokal sedikit demi sedikit IHSG terus menanjak sampai bursa tutup.
Kamis malam bahkan EIDO mampu naik 3% (waktu itu DOW naik diatas 1%), sedangkan Jum'at malam DOW kembali turun 0,94% dan EIDO cuma turun 0,13%. Lantas bagaimana kemungkinan untuk hari senin ini?
Dari faktor eksternal kita lihat dulu bursa regional seperti Jepang, hongkong, China, Singapura, sedangkan dari internal kita tunggu besaran inflasi bl.Januari (ekspektasi BI dan beberapa analis adalah 1%), kalau melebihi ekspektasi kemungkinan responnya negatif namun sebaliknya akan bagus jika inflasi dibawah 1%.
Demikian pula posisi rupiah terhadap US $ jika sampai nembus 12.300 akan kurang bagus buat beberapa saham tertentu dan bahkan akan membebani IHSG. Dan satu lagi dalam pekan ini kita tunggu posisi neraca perdagangan apakah surplus atau defisit, jika surplus maka bisa berdampak bagus tentunya. Itulah posisi2 yang harus kita cermati untuk memprediksi IHSG hari senin dan sepekan kedepan.
Sekedar prediksi pribadi IHSG antara 4360 -  4500 dalam pekan depan, dengan saham2 yang bisa ditradingkan dengan ring 3 sd 8 poin antara lain  SMRA, WIKA, ERAA, PTPP, WIKA, KAEF, UNVR, SMCB, SMGR. ADHI. Strategi buy ketika sedang turun dan sell jika naik dengan kisaran 3%  Sektor pertambangan masih berat karena Pemerintah tetap bertahan pada aturan ekspor mineral, walau tujuannya baik karena akan menciptakan produk2 olahan (bukan lagi bahan dasar) sehingga menciptakan usaha2 baru.Tapi kalau hanya untuk trading jangka pendek silahkan cermati INDY, ANTM, HRUM dengan fluktuatif yang ketat.
Saya perkirakan mulai pekan depan sudah ada beberapa Laporan Keuangan tahun 2013 yang dirilis dan telah diaudit, biasanya lebih cepat rilisnya menunjukkan kinerja emiten yang bagus.
Saya kira sangat selektif emiten yang menunjukkan kenaikan labanya mengingat pelemahan nilai rupiah, sehingga emiten yang punya beban hutang dollar akan menurun kinerjanya tapi beberapa sektor keuangan seperti Bank2 BUMN masih bisa mencetak laba yang cukup bagus.
Apapun kondisinya semoga kita bisa mendapatkan yang terbaik.
salam, investa

Anda paling tertarik pada artikel apa ?

Flag Counter
Powered by Blogger.

.

.

.